Search: 

Mohon maaf keranjang belanjaan anda masih kosong

Subtotal: Rp0
* Harus dengan Resep Dokter

Calsivas 10 mg 10 Tablet

Persediaan: Tersedia

Rp130.430

Detail

Harga yang tertera untuk 1 strip isi 10 tablet


FARMAKOLOGI

Calsivas (Amlodipine Besylate 10 mg) adalah inhibitor influks kalsium (slow channel blocker atau antagonis ion kalsium) dan menghambat influks ion-ion kalsium transmembran ke dalam jantung dan otot polos. Mekanisme kerja antihipertensi Amlodipine karena relaksasi secara langsung pada otot polos vascular. Mekanisme yang tepat dari Amlodipine untuk menghilangkan angina belum sepenuhnya diketahui, tetapi Amlodipine memperkecil iskemia total dengan dua cara kerja berikut:

  • Amlodipine menimbulkan dilatasi arteriola perifer sehingga memperkecil tahanan perifer total (afferload) terhadap kerja jantung. Karena tidak menimbulkan refleks takikardia, maka tidak ada muatan terhadap jantung sehingga menurunkan konsumsi energi miokardial dan kebutuhan oksigen, hal ini dapat meningkatkan efektivitas Amlodipine terhadap iskemia miokardial.
  • Amlodipine menimbulkan dilatasi arteri koroner utama dan arteriola koroner, baik pada keadaan normal maupun iskemia,. Dilatasi ini meningkatkan penyampaian oksigen miokardial pada penderita dengan spasme arteri koroner (Prinzmetal's atau angina varian).


Penggunaan obat ini HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

Informasi Pada Kemasan

Copyright Seluruh materi informasi (teks, foto, logo) yang ada di www.mandjur.co.id dilindungi undang-undang hak cipta.
BPOM No : DKL0731527210B1
Cara Pakai

- Untuk hipertensi: Dosis lazim adalah 5 mg Amblodipine satu kali sehari, dapat ditingkatkan sampai dosis maksimum 10 mg tergantung respon pasien secara individual dan berat penyakit. Bayi, pasien yang lemah (fragile), pasien lanjut usia atau pasien dengan gagal fungsi hati dapat dimulai dengan dosis 2,5 mg Amlodipine satu kali sehari dan dosis ini dapat digunakan ketika Amlodipine ditambahakan dengan terapi antihipertensi lain. Sebagian besar pasien hipertensi dengan dosis pemakaian 5 mg setiap hari tidak perlu meningkatkan dosis. Bagi mereka yang memerlukan dosis lebih tinggi, Amlodipine dapat ditingkatkan menjadi 7,5 mg setiap hari dengan dosis maksimum 10 mg setiap hari. Dosis yang dianjurkan untuk chronic stable atau angina vasospastik adalah 5-10 mg, dan dosis yang lebih rendah untuk pasien lanjut usia dan pasien gagal fungsi hati.
- Untuk anak-anak: Sampai saat ini penggunaan Amlodipine untuk anak-anak tidak pernah dilaporkan.

Khasiat

Amlodipine diindikasikan untuk pengobatan hipertensi dan dapat digunakan sebagai bahan tunggal untuk mengontrol tekanan darah pada sebagian besar penderita. Penderita-penderita yang tidak cukup terkontrol bila hanya menggunakan obat antihipertensi tunggal dapat lebih menguntungkan dengan pemberian Amlodipine yang dikombinasi dengan diuretik thiazida, inhibitor beta-adrenoreceptor, atau inhibitor angiotensin-converting enzyme.
Amlodipine diindikasikan untuk pengobatan iskemia myocardial apakah karena obstruksi fixed (angina stabil) dan atau vasospasme/vasokonstriksi (Prinzmetal's atau angina varian) dari pembuluh darah koroner. Amlodipine dapat digunakan dimana gambaran klinik menunjukkan suatu kemungkinan komponen vasosplastik/vasokonstriktif tetapi belum nampak adanya vasospasme/vasokonstriksi. Amlodipine dapat digunakan sendiri sebagai monoterapi atau dikombinasikan dengan obat-obat antiangina lainnya terutama pada penderita angina yang sukar disembuhkan dengan nitrat dan atau dengan beta-blocker pada dosis yang memadai.

Kontra indikasi

Amlodipine dikontarindikasikan pada penderita yang sensitif terhadap dihidropiridin.

Perhatian

- Penggunaan pada penderita dengan kegagalan ginjal: Amlodipine sebagian besar dimetabolisme menjadi metabolit inaktif dimana 10% dieksresikan dalam bentuk utuh melalui urin. Perubahan-perubahan kadar Amlodipine dalam plasma tidak ada korelasi dengan derajat kegagalan ginjal. Amlodipine dapat digunakan pada penderita tersebut dengan dosis normal. Amlodipine tidak adapat didialisis.
- Penggunaan pada penderita dengan kegagalan fungsi hepar: Wktu paruh Amlodipine lebih panjang pada penderita dengan kegagalan fungsi hepar dan rekomendasi dosis belum ditetapkan. Sebaiknya perlu perhatian khusus penggunaan obat ini pada penderita dengan kegagalan fungsi hepar.
- Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui: Keamanan penggunaan Amlodipine pada ibu hamil dan menyusui belum dibuktikan. Amlodipoine tidak menujukkan toksisitas pada poenelitian reproduktif pada binatang selain memperpanjang perturisi dan kerja pada tikus percobaan yang diberi dosis 50 kali dosis maksimum yang direkomendasikan pada mansusia. Berdasarkan ituy, penggunaan pada ibu hamil dan menyusui hanya direkomendasikan bila tidak ada alternatif lain yang lebih aman dan bila prenyakitnya itu sendiri membawa yang lebih besar terhadap ibu dan anak.
- Penggunaan pada anak-anak: Karena tidak ada percobaan klinik pada penderita pediatrik, Amlodipine tidak direkomendasikan secara lansgung.
- Penggunaan pada penderita lanjut usia: Walaupun penderita lanjut usia kemungkinan memiliki kadar Amlodipine dalam plasma yang lebih tinggi dibandingn penderita yang lebuh muda, tetapi waktu paruh eliminasi terminalnya sama. Amlodipine yang digunakan pada dosis yang sama baik pada penderita lanjut usia maupun penderita yang lebih muda, sama-sama ditoleransi. Sehingga untuk penderita lanjut usia direkomendasikan pemberian dosis normal.

Interaksi Obat

Amlodipine aman diberikan bersama-sama dengan diuretic thiazida, beta-blocker, inhibitior angiotensin-converting enzyme, long-acting nitrat, Nitrogliserin sublingual, obat-obat antiinflamasi non steroid, antibiotika dan obat hipoglikemik oral. Pada penelitian khsusus menyebutkan bahwa pemberian Amlodipine bersama-sama digoksin tidak mengubah kadar digoksin dalam serum dan klirens renal digoksin pada sukarelawan normal, dan pemberian, bersama-sama dengan cimetidine tidak mengubah farmakokinetik Amlodipine. Data in-vitro dari penelitian dengan plasma manusia menyebutkan bahwa Amlodipine tidak mempunyai efek pada ikatan protein dari obat-obat yang diuji (digoksin, fenotoin, warfarin atau indometasin).

Efek Samping

Amlodipine ditoleransi dengan baik. Pada penelitian klinik dengan kontrol plasebo yang mencakup penderita dengan hipetensi dan angina, efek samping yang umum terjadi adalah sakit kepala, edema, lelah, mual, flushing, dan pusing-pusing. Tidak ada kelainan-kelainan tes laboratorium yang signifikan secara klinis yang berkaitan dengan Amlodipine.

Komposisi

Tiap tablet mengandung:
Amlodipine besylate setara dengan Amlodipine       10 mg

Cara Penyimpanan Simpan pada suhu dibawah 30 celsius, terlindung dari cahaya
Kemasan 1 strip @ 10 tablet
Diproduksi Oleh PT. PRATAPA NIRMALA
Produksi Indonesia
Disclaimer Hasil dapat bervariasi antara individu tergantung berbagai faktor seperti usia, genetik, pola hidup, dan lain sebaginya
Expired Expired Min > 3 Bulan

Review Pembeli

1 Item(s)

Halaman
Good Review Oktaviani
Review
Seller ramah (Posted on 23/01/23)

1 Item(s)

Halaman

Ketikan Review Kamu

1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

Obat yang Biasanya Dibeli Bersamaan

Pelanggan yang membeli obat ini juga biasa membeli kombinasi obat berikut

Pelanggan Yang Membeli Obat Ini Juga Membeli :