Search: 

Mohon maaf keranjang belanjaan anda masih kosong

Subtotal: Rp0,00

Digoxin 0.25 Mg Strip 10 Tablet

Tulis pendapatmu tentang obat ini

Persediaan: Tersedia

Rp2.000,00

Detail

DIGOXIN 0.25 MG merupakan obat yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung, seperti aritmia dan gagal jantung. Obat ini bekerja dengan membuat irama jantung kembali normal dan memperkuat jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. 


CARA KERJA OBAT

Digoxin merupakan prototip glikosida jantung yang berasal dari Digitalis lanata. Mekanisme kerja Digoxin melalui 2 cara yaitu efek langsung dan tidak langsung. Efek langsung yaitu meningkatkan kekuatan kontraksi otot jantung (efek inotropik positip). Hal ini terjadi berdasarkan penghambatan enzim Na, K-ATP ase dan peningkatan arus masuk ion kalsium ke intra sel. Efek tidak langsung yaitu pengaruh Digoxin terhadap aktivitas saraf otonom dan sensitifitas jantung terhadap neurotransmiter saraf tersebut. Pada pemberian oral, Digoxin diabsorpsi sekitar 75 % dan kurang lebih 25% berikatan dengan protein plasma. Kadar puncak dalam plasma tercapai dalam waktu 2 - 3 jam setelah pemberian dan efek maksimal berlangsung selama 4 - 6 jam Digoxin dieksresi bersama urin dalam bentuk metabolit inaktif.


Penggunaan obat ini HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

Informasi Pada Kemasan

Copyright Seluruh materi informasi (teks, foto, logo) yang ada di www.mandjur.co.id dilindungi undang-undang hak cipta.
BPOM No : GKL 9832705210A1
Cara Pakai

Dewasa :
Dosis Digitalisasi rata-rata : 3-6 tablet.
Untuk digitalisasi cepat dimulai : 2-3 tablet, diikuti 1-2 tablet tiap jam 6-8 jam sampai tercapai digitalisasi penuh.
unutk digitalisasi lambat dan dosis penunjang ; 1/2 - 2 tablet sehari (1/2 - 1 tablet pada usia lanjut),  tergantung pada berat badan dan bersihan keratin. Dosis harus dikurangi dengan penurunan fungsi ginjal penderita. 

Anak-anak dibawah 10 tahun : 0,025 mg/kg berat badan sehari dalam dosis tunggal atau terbagi.

Khasiat Untuk payah jantung kongestif, fibrilasi atrium, supraventrikular takikardia dan flutter atrium
Kontra indikasi

BlokAV tingkat 2 dan blokAV total.
- Aritmia supra ventrikuler yang disebabkan sindrom Wolff-Parkinson-white
- Fibrilasi ventrikel.
- Hipersensitif terhadap Digoxin.
- Riwayat intoleransi, terhadap preparat Digitalis.

Perhatian

- Dosis lebih rendah pada pasien dengan berat badan rendah, usia lanjut, hipokalemia, dan hiportiroid.
- Setelah pemberian selama 14 hari, dosis harus diturunkan dan disesuaikan dengan respon pasien.
- Hati-hati pemberian pada ibu hamil.
- Hati-hati pemberian dan penderita gagal jantung penyerta glomerulonefritis akut, karditis berat, gangguan fungsi ginjal, hiperkalsemia, infar miokard akut, penyakit paru berat, blokAV tidak lengkap (serangan stokes Adams, pemyakit SA, sindrom Wolff-Parkinson-white, kardiomiopati hipertroponik, bayi prematur dan imatur).
- Jangan digunakan untuk terapi obesitasatau takikardia sinus tanpa gagal jantung.
- Digoxin. dapat menimbulkan perubahan ST-T yang positif semu pada uji ECG.
- Anorexia, mual, mugntah, dan aritmia dapat merupakan, gejala penyerta gagal jantung atau gejala gejala keracunan digitalis. Bila secara klinik tidak dapat dibedakan, diperlukan pengukuran badan serum Digoxin.
- Absirpsi pada saluran pencernaan akan berkurang pada keadaan sindrom malabsorbsi, jika diberikan bersama kolestiramin atau resin yang lain, atau bersama antasida, kaolin dan pektin.
- Bila timbul keracunan Digitals maka pemberian obat Digitals dan dieuretika dihentikan.

Interaksi Obat

Kinidina, Verapamid dapat meningkatkan kadar Digitalis. Amfoterisin B, diuretik, kortikosteroid dapat menimbulkan hipokalemia, sehingga mudah terjadi intoksikal Digitalis

(Penjelasan lebih lengkap ada dalam brosur/box kemasan)

Efek Samping

- Dapat terjadi anoreksia, mual, muntah, dan sakit kepala.
- Gejala toksik pada jantung : Kontraksi ventrikel premtaur multiform unifocal, takikardia ventrikular, disiosasi AV, aritmia sinus, takikardia atrium dengan berbagai derajat blok AV.
- Gejala neurologik tersering : rasa lelah ; depresi, ngantuk, rasa lemah, letargi, gelisah, vertigo, bingung, halusinasi visual, dan reaksi reaksi psikotropik lainnya jarang ditemui.
- Gangguan pada mata termasuk midriasis, fotofobia, dan berbagai gangguan virus.
- Ginekomastia, reaksi hipersensivitas dan berkeringat jarang terjadi.

Komposisi Tiap tablet mengandung Digoxin 0,25 mg.
Cara Penyimpanan Simpan pada suhu dibawah 30cdan kering.
Kemasan Blister Isi 10 Tablet
Diproduksi Oleh PT. Yarindo Farmatama
Produksi Indonesia
Disclaimer Hasil dapat bervariasi antara individu tergantung berbagai faktor seperti usia, genetik, pola hidup, dan lain sebaginya

Pertanyaan Mengenai Obat

Bingung? Tanya Saja disini

Pertanyaan Anda

Review Pembeli

Ketikan Review Kamu

1 star 2 stars 3 stars 4 stars 5 stars

UpSell Products

Obat yang Biasanya Dibeli Bersamaan

Pelanggan yang membeli obat ini juga biasa membeli kombinasi obat berikut

  • This Item: Digoxin 0.25 Mg Strip 10 Tablet
  • Cerebrofort Gold Rasa Strawberry 100 mL

    Harga Normal: Rp26.500,00

    Harga Spesial: Rp21.000,00

    Hemat: 21%

  • Stimuno

    Harga Normal: Rp30.000,00

    Harga Spesial: Rp25.000,00

    Hemat: 17%

  • Total Semua Rp48.000,00

Pelanggan Yang Membeli Obat Ini Juga Membeli :