Skip to content

Azithromycin 200 mg/5 ml Dry Syrup 15 ml

by Dexa Medica - DENGAN RESEP DOKTER
Original price Rp 43.800,00 - Original price Rp 43.800,00
Original price Rp 43.800,00
Rp 43.800,00
Rp 43.800,00 - Rp 43.800,00
Current price Rp 43.800,00

Harga yang tertera untuk 1 botol isi 15 ml

FARMAKOLOGI
Azithromycin adalah antibiotik azalide semisintetik, turunan dari golongan makrolida. Azithromycin menghambat sintesis protein pada organisme yang sensitif dengan berpenetrasi ke dinding sel dan terikat pada subunit ribosom 50S, sehingga menghambat translokasi aminoacyl transfer-RNA dan menghambat sintesis polipeptida. Azithromycin aktif terhadap bakteri Gram positif aerob dan anaerob (termasuk staphylococcus dan streptococcus). Makrolida dengan segera berpenetrasi ke dalam leukosit dan makrofag jaringan. Tidak seperti makrolida lainnya, kemampuan azithromycin menembus membran luar bakteri Gram negatif tertentu membuktikan bahwa azithromycin dapat menghambat bakteri basil Gram negatif aerob maupun anaerob (seperti Haemophilus influenzae dan beberapa Enterobacteriaceae) yang dianggap tidak sensitif terhadap makrolida. Azithromycin juga aktif terhadap patogen intraseluler seperti spesies Mycoplasma dan Chlamydia.

Penggunaan obat ini HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

INFORMASI PADA KEMASAN

BPOM No : GKL1505050638A1

Cara Pakai :

- Berat Badan (kg) : 15-25, Regimen 3 hari : 200 mg (5 ml) sekali sehari pada hari ke-1-3, Regimen 5 hari : 200 mg (5 ml) sekali sehari pada hari pertama lalu 100 mg (2,5 ml) pada hari ke-2-5.
- Berat Badan (kg) : 26-35, Regimen 3 hari : 300 mg (7,5 ml) sekali sehari pada hari ke-1-3, Regimen 5 hari : 300 mg (7,5 ml) sekali sehari pada hari pertama lalu 150 mg (3,75 ml) pada hari ke-2-5.
- Berat Badan (kg) : 36-45, Regimen 3 hari : 400 mg (10 ml) sekali sehari pada hari ke-1-3, Regimen 5 hari : 400 mg (10 ml) sekali sehari pada hari pertama lalu 200 mg (5 ml) pada hari ke-2-5.

Khasiat :

- Infeksi saluran pernapasan atas seperti faringitis/tonsilitis streptococcal dan sinusitis bakterial akut.
- Infeksi saluran pernapasan bawah seperti eksaserbasi bakterial akut dari PPOK dan community acquired pneumonia yang disebabkan oleh Streptococcus pneumonia atau Haemophilus influenzae.
- Infeksi kulit dan struktur kulit tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes atau Streptococcus agalaction. Abses pada umumnya memerlukan suatu bedah drainase.

Kontra indikasi : Pasien dengan hipersensitivitas terhadap azithromycin, erythromycin atau antibiotik makrolida lainnya.

Perhatian :

- Gangguan ginjal. Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan ginjal ringan hingga sedang (GFR 10-80 ml/menit). Pemberian azithromycin pada pasien dengan gangguan ginjal berat (GFR <10 ml/menit) harus dilakukan dengan hati-hati.
- Gangguan hati. Pada pasien dengan gangguan hati ringan hingga sedang, tidak diperlukan penyesuaian dosis. Karena hati adalah jalur utama eliminasi azithromycin, penggunaan azithromycin harus dilakukan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit hati yang signifikan. Fungsi hati yang tidak normal, hepatitis, cholestatic jaundice, nekrosis hati, dan gagal hati telah dilaporkan, beberapa di antaranya menyebabkan kematian. Hentikan segera azithromycin jika timbul tanda dan gejala hepatitis.
- Derivat ergot. Pada pasien dengan terapi derivat ergot, ergotism dipicu oleh penggunaan bersamaan dengan beberapa antibiotik makrolida. Belum tersedia yang menyatakan adanya interaksi antara ergot dengan azithromycin. Namun, karena adanya teori kemungkinan ergotism, maka azithromycin dan ergot sebaiknya tidak diberikan secara bersamaan.

Interaksi Obat :

- Digoxin. Beberape antibiotik makrolida pemah dilaporkan mengganggu metabolisme digoxin (di dalam usus) pada beberapa pasien. Pada pasien yang menerima azithromycin dan digoxin, kemungkinan meningkatnya konsentrasi digoxin harus dipertimbangkan.
- Ergot. Karena adanya teon kemungkinan ergotism, maka azithromycin dan ergot sebaiknya tidak diberikan secara bersamaan
- Cimetidine. Pada sebuah studi farmakokinetika yang mengamati efek dosis tunggal cimetidine yang diberikan 2 jam sebelum azithromycin, tidak menunjukkan adanya perubahan farmakokinetika azithromycin.

Efek Samping :

- Kardiovaskular : palpitasi, nyeri dada.
- Gastrointestinal : dispepsia, flatulensi, muntah, melena dan cholestatic jaundice.
- Genitourinaria : moniliasis, vaginitis dan nefritis.
- Sistem saraf : pusing, sakit kepala, vertigo, dan somnolence.
- Umum : kelelahan.
-Alergi: ruam, fotosensitivitas dan angioedema.

Komposisi : Tiap 5 ml mengandung : Azithromycin dihydrate coated setara dengan Azithromycin 200 mg.

Cara Penyimpanan : Simpan pada suhu dibawah 30 celsius

Kemasan : Kotak, 1 Botol @ 15 ml

Diproduksi Oleh : PT DEXA MEDICA

Produksi : Indonesia

Disclaimer : Hasil dapat bervariasi antara individu tergantung berbagai faktor seperti usia, genetik, pola hidup, dan lain sebaginya

Expired : Expired Min > 3 Bulan

Diskusi Produk

Punya Pertanyaan ?

Menjadi yang Pertama untuk bertanya

Masukan Pertanyaan