Efek Konsumsi Kopi Saat Sahur terhadap Risiko Dehidrasi dan Asam Lambung
Share
Bagi banyak orang, secangkir kopi adalah “penyelamat” rasa kantuk saat sahur. Aromanya yang khas dan kandungan kafeinnya membantu mata lebih melek sebelum memulai puasa. Namun, apakah minum kopi saat sahur benar-benar aman bagi tubuh? Atau justru meningkatkan risiko dehidrasi dan gangguan asam lambung?
Kopi dan Risiko Dehidrasi Saat Puasa
Kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik ringan, artinya dapat merangsang produksi urine. Dalam kondisi normal, efek ini mungkin tidak terlalu bermasalah. Namun saat puasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan selama berjam-jam.
Apa yang bisa terjadi?
- Frekuensi buang air kecil meningkat setelah sahur
- Tubuh kehilangan cairan lebih cepat
- Muncul gejala seperti mulut kering, lemas, dan sakit kepala
Meski begitu, pada peminum kopi rutin, tubuh biasanya sudah beradaptasi sehingga efek diuretiknya tidak terlalu kuat. Namun tetap saja, konsumsi berlebihan (lebih dari 1–2 cangkir) saat sahur dapat meningkatkan risiko dehidrasi, terutama jika asupan air putih kurang.
Tips aman:
- Batasi kopi maksimal 1 cangkir kecil saat sahur
- Imbangi dengan 2–3 gelas air putih
- Hindari kopi yang terlalu pekat
Kopi dan Asam Lambung: Waspada bagi yang Sensitif
Kopi juga dapat merangsang produksi asam lambung. Bagi orang dengan riwayat maag atau GERD, minum kopi saat perut kosong (termasuk saat sahur dengan porsi sedikit) bisa memicu:
- Nyeri ulu hati
- Mual
- Sensasi panas di dada (heartburn)
- Perut terasa perih
Kafein dan senyawa asam dalam kopi dapat membuat katup lambung lebih rileks sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Siapa yang perlu ekstra hati-hati?
- Penderita maag kronis
- Penderita GERD
- Orang yang sering mengalami perut kembung saat puasa
Cara Minum Kopi yang Lebih Aman Saat Sahur
Jika tetap ingin menikmati kopi saat sahur, lakukan dengan bijak:
1. Jangan minum saat perut benar-benar kosong
2. Konsumsi setelah makan utama sahur
3. Pilih kopi rendah asam (low acid coffee)
4. Hindari tambahan gula berlebihan
5. Perhatikan respons tubuh Anda
Alternatifnya, Anda bisa mengganti dengan:
- Susu hangat
- Teh herbal rendah kafein
- Air putih hangat dengan madu
Jadi, Boleh atau Tidak?
Minum kopi saat sahur tidak sepenuhnya dilarang, tetapi perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Bagi yang sehat dan terhidrasi dengan baik, satu cangkir kecil mungkin tidak menimbulkan masalah berarti. Namun bagi yang rentan dehidrasi atau memiliki gangguan lambung, sebaiknya membatasi atau menghindarinya.
Kunci utamanya adalah cukup cairan, porsi seimbang, dan mengenali sinyal tubuh.