Deculin Tablet
Share
Deculin Tablet: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat resep. Gunakan sesuai resep dokter. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.
Ringkasan singkat
Deculin Tablet adalah nama merek dagang untuk pioglitazone, obat resep yang digunakan untuk membantu mengontrol gula darah pada diabetes melitus tipe 2 (kencing manis tipe 2), biasanya bersama pola makan dan aktivitas fisik. Obat ini bekerja dengan membantu tubuh menjadi lebih “peka” terhadap insulin, sehingga gula darah lebih mudah digunakan sebagai energi dan kadar gula dapat lebih terkontrol. Deculin bukan obat untuk menurunkan gula darah secara cepat dalam keadaan darurat, dan tidak digunakan untuk diabetes tipe 1 atau ketoasidosis diabetik (komplikasi gawat akibat kekurangan insulin). Deculin tersedia dalam beberapa kekuatan (umumnya tablet 15 mg dan tablet 30 mg); pastikan kandungan pada kemasan karena varian bisa berbeda.
Fakta cepat
- Nama generik: pioglitazone (sering ditulis sebagai pioglitazone HCl pada sebagian label)
- Nama merek dagang: Deculin Tablet
- Kandungan zat aktif: pioglitazone 15 mg atau 30 mg per tablet (sesuai varian)
- Kelas obat: antidiabetes golongan thiazolidinedione (glitazon)
- Manfaat utama: membantu menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah pada diabetes tipe 2
- Bentuk sediaan yang umum: tablet 15 mg, tablet 30 mg
- Penggunaan pada anak (jika ada; kalau tidak ada, tulis data terbatas): data terbatas; umumnya tidak direkomendasikan untuk usia <18 tahun
- Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): obat keras/obat resep; gunakan sesuai anjuran dokter
- Catatan penting: efeknya bertahap (biasanya perlu waktu beberapa minggu); bukan obat “instan” untuk menurunkan gula darah
Cara kerja (penjelasan sederhana)
Pada diabetes tipe 2, tubuh sering kali “kurang peka” terhadap insulin (hormon yang membantu gula masuk ke sel). Pioglitazone membantu meningkatkan kepekaan sel-sel tubuh terhadap insulin, sehingga gula darah lebih mudah dimanfaatkan sebagai energi. Dampaknya, kadar gula darah dapat lebih terkendali bila dibarengi pola makan, aktivitas fisik, dan obat lain bila diperlukan. Karena cara kerjanya memperbaiki sensitivitas insulin, efeknya umumnya tidak langsung terasa pada hari pertama penggunaan.
Peringatan penting sebelum menggunakan
- Alergi dan kontraindikasi penting: jangan gunakan bila pernah mengalami reaksi alergi terhadap pioglitazone atau bahan lain dalam tablet.
- Bukan untuk kondisi tertentu: tidak untuk diabetes tipe 1 dan tidak untuk ketoasidosis diabetik.
- Gagal jantung (jantung lemah) dan penumpukan cairan: pioglitazone dapat menyebabkan retensi cairan (tubuh menahan cairan) sehingga bisa memicu atau memperburuk gagal jantung pada sebagian orang. Beri tahu dokter bila punya riwayat gagal jantung, bengkak pada kaki, atau mudah sesak.
- Gangguan fungsi hati: pioglitazone umumnya tidak digunakan pada pasien dengan gangguan hati. Dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan fungsi hati sebelum dan selama terapi bila diperlukan.
- Riwayat masalah kandung kemih: pada sebagian informasi obat, pioglitazone tidak dianjurkan pada pasien dengan kanker kandung kemih aktif/riwayat kanker kandung kemih, atau bila ada darah pada urin yang belum diperiksa penyebabnya.
- Risiko patah tulang: penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan risiko patah tulang, terutama pada sebagian perempuan. Diskusikan bila Anda punya risiko osteoporosis (tulang rapuh).
- Gangguan penglihatan: bila penglihatan mendadak buram atau memburuk, segera konsultasi karena pada sebagian orang dapat terjadi masalah pada retina (bagian belakang mata).
- Kehamilan dan menyusui: umumnya tidak direkomendasikan; informasikan pada dokter bila sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui.
- Jangan menghentikan mendadak tanpa arahan: menghentikan atau mengubah dosis sendiri dapat membuat gula darah tidak terkontrol. Diskusikan dulu dengan dokter.
- Kapan harus segera mencari pertolongan medis: sesak napas memburuk, bengkak cepat pada kaki/tungkai, berat badan naik cepat dalam waktu singkat, nyeri dada, pingsan, reaksi alergi berat (bengkak pada wajah/bibir, gatal menyeluruh, sulit bernapas), kulit/mata menguning, urin gelap, atau terdapat darah pada urin.
Dosis Deculin Tablet (dosis umum)
Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.
- Dewasa: pada diabetes melitus tipe 2, dosis awal yang sering digunakan adalah 15–30 mg 1 kali sehari. Dokter dapat menyesuaikan berdasarkan respons gula darah dan kondisi kesehatan. Pada beberapa pedoman dan informasi obat, dosis dapat dinaikkan bertahap sampai batas tertentu (misalnya hingga 45 mg per hari untuk pioglitazone), namun penyesuaian tetap mengikuti evaluasi dokter dan ketersediaan kekuatan sediaan.
- Lansia (bila relevan): umumnya tidak memerlukan penyesuaian dosis hanya karena usia, tetapi pemantauan lebih ketat sering diperlukan karena risiko bengkak/retensi cairan, gagal jantung, dan patah tulang.
- Anak (bila relevan; bila data terbatas, tulis jelas): data terbatas; umumnya tidak direkomendasikan untuk usia di bawah 18 tahun kecuali dokter menilai manfaatnya lebih besar daripada risikonya.
- Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan; kalau tidak ada data, tulis data terbatas): pada gangguan ginjal, pioglitazone sering kali tidak memerlukan penyesuaian dosis khusus, namun kondisi tiap pasien berbeda dan tetap perlu pemantauan (misalnya bengkak/berat badan). Pada gangguan fungsi hati, pioglitazone umumnya tidak dianjurkan; konsultasikan karena dapat berisiko memperburuk masalah hati.
Cara menggunakan Deculin Tablet dengan benar
- Kapan diminum: umumnya diminum 1 kali sehari dan bisa diminum dengan atau tanpa makanan. Jika dokter memberi aturan khusus (misalnya terkait obat lain), ikuti aturan tersebut.
- Usahakan jam yang sama setiap hari: ini membantu menjaga kadar obat stabil dan memudahkan Anda mengingat.
- Jika lupa dosis: minum segera saat ingat pada hari yang sama. Jika sudah dekat dengan jadwal dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan seperti biasa. Jangan menggandakan dosis.
- Hal yang perlu dipantau: gula darah (sesuai anjuran dokter), pemeriksaan HbA1c (hemoglobin A1c, gambaran rata-rata gula darah 2–3 bulan), berat badan, bengkak pada kaki/tungkai, serta gejala sesak napas. Bila Anda juga menggunakan obat diabetes lain, pantau tanda hipoglikemia (gula darah rendah) seperti gemetar, berkeringat dingin, berdebar, lapar berat, pusing, atau bingung.
- Pola hidup tetap penting: obat ini biasanya diberikan sebagai tambahan, bukan pengganti, dari pengaturan makan, aktivitas fisik, dan rencana perawatan diabetes dari dokter.
Interaksi dengan obat lain
- Insulin: kombinasi dapat meningkatkan risiko bengkak/retensi cairan dan memperburuk gagal jantung pada sebagian orang, serta dapat meningkatkan risiko gula darah terlalu rendah. Pada beberapa informasi produk, kombinasi tertentu dapat tidak dianjurkan—ikuti arahan dokter dan leaflet kemasan.
- Obat diabetes golongan sulfonilurea (misalnya glimepiride, glibenclamide): risiko hipoglikemia meningkat saat digunakan bersama; dokter mungkin menyesuaikan dosis.
- Gemfibrozil (obat penurun lemak darah): dapat meningkatkan kadar pioglitazone dalam tubuh sehingga risiko efek samping meningkat; dokter bisa membatasi dosis pioglitazone atau memilih alternatif.
- Rifampisin (obat untuk tuberkulosis/TBC): dapat menurunkan kadar pioglitazone sehingga efek penurunan gula darah bisa berkurang; dokter mungkin menilai ulang terapi.
- Topiramate (obat untuk epilepsi atau pencegahan migrain): dapat menurunkan kadar pioglitazone pada sebagian kasus; pemantauan gula darah mungkin perlu lebih ketat.
- Kontrasepsi hormonal tertentu: pada sebagian data, kadar beberapa hormon kontrasepsi dapat sedikit berubah saat bersama pioglitazone. Selain itu, pada sebagian perempuan yang sebelumnya tidak ovulasi teratur, pioglitazone bisa memicu kembalinya ovulasi sehingga peluang hamil meningkat. Diskusikan pilihan kontrasepsi dengan dokter.
- Alkohol: tidak ada “pantangan” makanan khusus, tetapi alkohol dapat memengaruhi kontrol gula darah dan meningkatkan risiko hipoglikemia pada sebagian orang—konsultasikan batas aman dengan dokter.
Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.
Efek samping
-
Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang):
- Bengkak pada kaki/tungkai (edema), atau berat badan bertambah
- Pusing atau sakit kepala
- Keluhan saluran napas atas (misalnya pilek) atau sinusitis
- Nyeri otot atau nyeri sendi
- Perut kembung pada sebagian orang
- Penglihatan buram sementara
- Gula darah rendah (lebih sering bila bersama insulin atau sulfonilurea)
-
Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat:
- Sesak napas baru atau memburuk, bengkak bertambah cepat, berat badan naik cepat (curiga gagal jantung/penumpukan cairan)
- Reaksi alergi berat: bengkak pada wajah/bibir/kelopak mata, gatal hebat, ruam menyeluruh, sulit bernapas
- Tanda gangguan hati: mual berat, nyeri perut kanan atas, urin gelap, kulit atau mata menguning
- Tanda gula darah sangat rendah: bingung berat, kejang, pingsan
- Darah pada urin, nyeri saat buang air kecil, atau keluhan urin yang menetap (perlu evaluasi)
- Gangguan penglihatan yang tiba-tiba atau memburuk
- Nyeri hebat setelah jatuh ringan/cedera kecil (curiga patah tulang)
Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Jika Anda merasa keluhan muncul setelah minum obat ini, catat gejalanya dan konsultasikan dengan dokter atau apoteker.
Kehamilan dan menyusui
- Kehamilan: umumnya tidak direkomendasikan selama hamil. Jika Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan, bicarakan dengan dokter untuk pilihan terapi yang lebih sesuai.
- Menyusui: data klinis pada ibu menyusui terbatas. Karena pertimbangan keamanan, dokter sering memilih obat alternatif terutama pada bayi baru lahir atau prematur. Konsultasikan sebelum menggunakan.
Penyimpanan
- Simpan pada suhu ruang (umumnya di bawah 30°C), di tempat kering, dan terlindung dari panas serta cahaya langsung.
- Simpan dalam kemasan aslinya agar terlindung dari kelembapan.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Referensi dan terakhir diperbarui
- Badan POM RI – Portal Registrasi Obat (informasi izin edar produk)
- Dexa Group (Dexa Medica) – Informasi produk Deculin (pioglitazone)
- DailyMed (U.S. National Library of Medicine) – Pioglitazone tablets: informasi peringatan, dosis, dan interaksi
- MedlinePlus – Pioglitazone (Drug Information)
- LactMed (NCBI Bookshelf) – Pioglitazone dan menyusui
- Diabetes UK – Informasi edukasi tentang pioglitazone
Terakhir diperbarui: 13 Februari 2026