Elocon 0,1% Krim

Elocon 0,1% Krim: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat resep. Gunakan sesuai resep dokter. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.

Ringkasan singkat

Elocon adalah nama merek dagang untuk mometasone furoate, yaitu kortikosteroid (steroid) untuk kulit yang membantu meredakan peradangan dan gatal pada kelainan kulit tertentu (misalnya dermatitis/eksim dan psoriasis) yang responsif terhadap kortikosteroid. Pada halaman ini dibahas Elocon krim 0,1% (1 mg mometasone furoate per gram krim). Obat ini bekerja menurunkan reaksi radang pada kulit sehingga kemerahan, bengkak, dan gatal berkurang. Catatan penting: krim ini bukan obat infeksi (jamur/virus/bakteri) dan tidak untuk dipakai jangka panjang tanpa arahan; jika merek “Elocon” memiliki bentuk lain (salep/losion), pastikan kandungan pada kemasan karena varian bisa berbeda.

Fakta cepat

  • Nama generik: mometasone furoate (pemakaian topikal/kulit)
  • Nama merek dagang: Elocon
  • Kandungan zat aktif: mometasone furoate 0,1% (≈ 1 mg/gram krim)
  • Kelas obat: kortikosteroid topikal (steroid untuk kulit), umumnya potensi kuat
  • Manfaat utama: meredakan peradangan dan gatal pada kelainan kulit tertentu yang responsif terhadap kortikosteroid
  • Bentuk sediaan yang umum: krim 0,1%; pada beberapa produk/negara juga ada salep atau losion dengan kadar serupa
  • Penggunaan pada anak (jika ada; kalau tidak ada, tulis data terbatas): umumnya dapat digunakan pada anak usia ≥ 2 tahun dengan pengawasan dokter; pada usia lebih kecil data terbatas dan risiko efek sistemik lebih tinggi
  • Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): perlu resep dokter; gunakan sesuai diagnosis dan rencana terapi dokter

Cara kerja (penjelasan sederhana)

Mometasone furoate adalah steroid untuk kulit yang menekan proses peradangan setempat. Saat kulit mengalami reaksi radang (misalnya pada dermatitis/eksim), tubuh melepaskan zat-zat yang memicu kemerahan, bengkak, dan gatal. Krim ini membantu menurunkan pelepasan dan kerja zat-zat tersebut sehingga keluhan mereda. Karena menekan reaksi imun lokal, pemakaian tidak tepat dapat membuat infeksi kulit tersembunyi atau memburuk.

Peringatan penting sebelum menggunakan

  • Alergi/kontraindikasi: jangan gunakan bila pernah alergi terhadap mometasone furoate, kortikosteroid lain, atau bahan dalam krim.
  • Hindari area tertentu tanpa arahan dokter: umumnya tidak dianjurkan pada wajah, selangkangan, atau ketiak kecuali atas instruksi dokter; jangan mengenai mata.
  • Infeksi kulit: bila ada tanda infeksi (bernanah, berbau, nyeri bertambah, demam, ruam menyebar), konsultasikan. Steroid dapat memperburuk infeksi bila dipakai tanpa terapi yang sesuai.
  • Kondisi yang perlu kehati-hatian: kulit sangat tipis/rapuh, luka terbuka, rosacea, dermatitis di sekitar mulut, jerawat yang memburuk; pemakaian pada area luas, jangka panjang, atau dengan balutan tertutup meningkatkan penyerapan.
  • Anak-anak: lebih berisiko mengalami efek samping sistemik (misalnya supresi kelenjar adrenal) bila dipakai luas atau lama; gunakan jumlah paling sedikit dan durasi sesingkat mungkin sesuai arahan dokter.
  • Jangan menghentikan mendadak bila dipakai lama: bila digunakan dalam waktu lama/area luas, penghentian sebaiknya bertahap sesuai arahan dokter untuk mencegah “kambuh” mendadak.
  • Segera cari pertolongan medis bila terjadi reaksi alergi berat (bengkak wajah/bibir, sesak), iritasi berat, ruam menyebar cepat, atau gangguan penglihatan setelah pemakaian dekat mata.

Dosis Elocon (dosis umum)

Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.

  • Dewasa: oleskan lapisan tipis pada area yang sakit 1 kali sehari. Evaluasi biasanya dalam 1–2 minggu; bila belum membaik atau justru memburuk, hubungi dokter.
  • Lansia (bila relevan): umumnya sama seperti dewasa, namun kulit lebih mudah menipis—gunakan secukupnya dan hindari pemakaian lama tanpa kontrol.
  • Anak (bila relevan; bila data terbatas, tulis jelas): umumnya untuk usia ≥ 2 tahun dengan pengawasan dokter; oles tipis 1 kali sehari pada area terbatas. Untuk usia < 2 tahun: data terbatas, hanya bila dokter menilai manfaat lebih besar daripada risiko.
  • Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan; kalau tidak ada data, tulis data terbatas): karena pemakaian pada kulit, penyerapan sistemik biasanya rendah bila digunakan benar; penyesuaian khusus umumnya tidak diperlukan, namun pada pemakaian luas/jangka panjang data terbatas—ikuti arahan dokter.

Cara menggunakan Elocon dengan benar

  • Kapan dioleskan: biasanya 1 kali sehari. Bersihkan dan keringkan area kulit terlebih dulu, lalu oleskan tipis merata.
  • Dengan atau tanpa makanan: tidak relevan karena obat digunakan pada kulit.
  • Frekuensi dan jam yang sama: gunakan pada jam yang relatif sama tiap hari agar teratur.
  • Cara aplikasi yang aman: gunakan jumlah secukupnya; cuci tangan sebelum dan sesudah (kecuali tangan adalah area yang diobati). Hindari kontak dengan mata, mulut, dan area genital. Jangan menutup dengan perban/plester rapat (balutan oklusif) kecuali diminta dokter.
  • Jika lupa dosis: oleskan saat ingat. Jika sudah dekat jadwal berikutnya, lewati dosis yang terlupa. Jangan menggandakan pemakaian.
  • Hal yang perlu dipantau: perbaikan kemerahan/gatal; tanda iritasi (perih hebat, kulit makin merah), tanda infeksi (nanah, kerak kuning, nyeri bertambah), penipisan kulit/garis peregangan bila dipakai lama. Pada anak, pantau pemakaian agar tidak berlebihan.

Interaksi dengan obat lain

  • Obat kulit lain yang mengiritasi (misalnya retinoid topikal, benzoyl peroxide, asam salisilat, produk peeling/eksfoliasi kuat): dapat meningkatkan iritasi bila dipakai bersamaan di area yang sama.
  • Kortikosteroid lain (topikal lain, oral, inhalasi, atau suntik): pemakaian bersamaan dapat menambah paparan steroid total dan meningkatkan risiko efek samping, terutama bila area luas atau lama.
  • Balutan oklusif atau produk yang “mengunci” kulit (misalnya penggunaan di bawah perban/plester rapat atau popok ketat pada anak): dapat meningkatkan penyerapan mometasone dan risiko efek samping sistemik.
  • Obat penekan sistem imun (misalnya beberapa terapi autoimun): secara teori dapat meningkatkan risiko infeksi kulit bila kondisi kulit sedang rentan—diskusikan dengan dokter bila Anda menggunakan obat imunosupresan.
  • Antijamur/antibiotik topikal pada area yang sama: kadang diperlukan bila ada infeksi bersamaan; urutan pemakaian dan durasinya sebaiknya mengikuti arahan dokter agar tidak saling mengganggu dan infeksi tidak “tertutupi”.
  • Penghambat kuat enzim tertentu (misalnya beberapa obat antivirus seperti ritonavir/cobicistat): risiko peningkatan efek steroid sistemik umumnya lebih kecil pada steroid kulit, tetapi bisa meningkat bila pemakaian luas/berkepanjangan—konsultasikan bila Anda memakai obat tersebut.

Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.

Efek samping

1) Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang).

  • Rasa perih/terbakar ringan, gatal, kulit kering, kemerahan, atau iritasi pada area oles.
  • Jerawat/benjolan kecil (acneiform), folikulitis (radang folikel rambut).
  • Kulit menipis (atrofi), guratan (striae), pelebaran pembuluh darah halus (telangiektasis), perubahan warna kulit.
  • Dermatitis kontak (ruam karena iritasi/alergi bahan), dermatitis sekitar mulut.

2) Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat.

  • Reaksi alergi berat: bengkak pada wajah/bibir/kelopak, sesak napas, biduran menyeluruh.
  • Tanda infeksi kulit memburuk: nyeri bertambah, hangat, bengkak, bernanah, demam, ruam menyebar cepat.
  • Gangguan penglihatan (misalnya pandangan kabur) terutama bila obat sering mengenai area sekitar mata.
  • Tanda efek steroid berlebihan bila pemakaian luas/lama (jarang): bengkak, mudah memar, kenaikan gula darah, atau gejala lemah berat—segera konsultasi.

Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Risiko meningkat bila digunakan pada area luas, lama, sering, atau dengan balutan tertutup.

Kehamilan dan menyusui

  • Kehamilan: data pada manusia untuk pemakaian kulit terbatas. Umumnya disarankan memakai sesingkat mungkin, area sekecil mungkin, dan menghindari pemakaian dengan balutan tertutup. Konsultasikan dengan dokter untuk menilai manfaat dan risikonya.
  • Menyusui: umumnya penyerapan ke darah rendah bila dipakai benar, namun tetap gunakan seperlunya. Jangan oleskan pada area payudara/puting; bila terpaksa, bersihkan dengan baik sebelum menyusui. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Penyimpanan

  • Simpan pada suhu ruang, jauh dari panas dan cahaya langsung.
  • Tutup rapat setelah digunakan dan hindari tempat lembap (misalnya dekat pancuran).
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Referensi dan terakhir diperbarui

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI – dokumen penilaian/registrasi Elocon (mometasone furoate) 0,1%.
  • United States Food and Drug Administration (FDA) – label resmi ELOCON Cream (mometasone furoate) 0,1%.
  • DailyMed (National Library of Medicine, NIH) – informasi label ELOCON (mometasone furoate) cream.
  • MedlinePlus (NIH) – informasi obat mometasone topikal.
  • National Health Service (NHS) Inggris – panduan penggunaan mometasone untuk kulit (brand: Elocon).
  • Electronic Medicines Compendium (eMC) – Patient Information Leaflet Elocon Cream.

Terakhir diperbarui: 14 Januari 2026

Kembali ke blog

Tulis komentar