Histapan Tablet

Histapan Tablet: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat resep. Gunakan sesuai resep dokter. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.

Ringkasan singkat

Histapan Tablet adalah nama merek dagang untuk mebhydrolin (obat antihistamin) dalam bentuk tablet salut selaput setara mebhydrolin 50 mg per tablet. Obat ini digunakan untuk membantu meredakan gejala alergi seperti bersin, hidung meler, mata gatal/merah, biduran, dan gatal pada kulit dengan cara menghambat efek histamin (zat yang dilepas tubuh saat terjadi reaksi alergi). Catatan penting: Histapan dapat menyebabkan kantuk dan tidak digunakan untuk mengatasi serangan asma akut. Karena nama merek bisa memiliki varian, pastikan kandungan dan kekuatan pada kemasan sebelum digunakan.

Fakta cepat

  • Nama generik: mebhydrolin (sering ditulis juga mebhidrolin) dalam bentuk garam napadisylate/napadisilate
  • Nama merek dagang: Histapan (tablet)
  • Kandungan zat aktif: mebhydrolin napadisylate/napadisilate setara mebhydrolin 50 mg per tablet
  • Kelas obat: antihistamin (penghambat reseptor histamin H1; umumnya dapat menimbulkan kantuk)
  • Manfaat utama: meredakan gejala alergi pada hidung, mata, dan kulit (misalnya bersin, hidung meler, mata gatal/merah, biduran, gatal)
  • Bentuk sediaan yang umum: tablet salut selaput 50 mg (periksa kemasan untuk varian yang mungkin berbeda)
  • Penggunaan pada anak (jika ada; kalau tidak ada, tulis data terbatas): umumnya untuk anak usia ≥6 tahun; untuk usia lebih kecil data terbatas dan perlu arahan dokter (tidak untuk bayi prematur/neonatus)
  • Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): termasuk obat keras; perlu resep dokter
  • Catatan penting: dapat menyebabkan kantuk—hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah minum obat

Cara kerja (penjelasan sederhana)

Saat tubuh terpapar alergen (pemicu alergi), tubuh dapat melepaskan histamin yang menimbulkan gejala seperti gatal, bersin, hidung meler, dan mata berair. Mebhydrolin bekerja dengan menghambat reseptor histamin H1, sehingga efek histamin berkurang dan keluhan alergi mereda. Karena termasuk antihistamin yang dapat memengaruhi sistem saraf, obat ini bisa menimbulkan kantuk. Obat ini juga dapat menimbulkan efek “mengeringkan” (misalnya mulut kering) pada sebagian orang.

Peringatan penting sebelum menggunakan

  • Alergi dan kontraindikasi penting: jangan gunakan bila Anda alergi terhadap mebhydrolin atau komponen obat. Umumnya tidak dianjurkan untuk bayi prematur dan neonatus (bayi baru lahir). Tidak digunakan untuk serangan asma akut.
  • Kondisi yang perlu kehati-hatian: bicarakan dengan dokter/apoteker bila Anda memiliki glaukoma sudut tertutup (tekanan bola mata tinggi), pembesaran prostat atau sulit buang air kecil (retensi urine), epilepsi/riwayat kejang, sumbatan saluran cerna, tukak lambung/usus 12 jari, gangguan ginjal, hipertensi (tekanan darah tinggi), asma bronkial, atau hipertiroid (kelenjar tiroid terlalu aktif).
  • Kantuk dan penurunan kewaspadaan: obat dapat menyebabkan kantuk—hindari mengemudi, bekerja di ketinggian, atau mengoperasikan mesin setelah konsumsi, terutama pada awal pemakaian.
  • Alkohol: hindari minuman beralkohol karena dapat memperberat kantuk.
  • Kapan harus segera mencari pertolongan medis: segera ke dokter/unit gawat darurat bila muncul tanda reaksi alergi berat (sesak napas, bengkak di wajah/bibir/kelopak mata, biduran luas), pingsan, jantung berdebar hebat, kebingungan berat/halusinasi, kejang, sulit buang air kecil, atau gejala overdosis (misalnya sangat mengantuk sampai sulit dibangunkan).

Dosis Histapan Tablet (dosis umum)

Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.

  • Dewasa: umumnya 100–300 mg per hari dalam dosis terbagi. Karena 1 tablet setara mebhydrolin 50 mg, ini kira-kira setara 2–6 tablet per hari (dibagi beberapa kali minum) sesuai petunjuk dokter.
  • Lansia (bila relevan): sering kali dianjurkan mulai dari dosis lebih rendah dan dipantau ketat karena lansia lebih rentan mengalami kantuk, pusing, konstipasi (sembelit), atau sulit buang air kecil. Ikuti dokter.
  • Anak (bila relevan; bila data terbatas, tulis jelas): usia 6–12 tahun umumnya 100–200 mg per hari dalam dosis terbagi (setara kira-kira 2–4 tablet per hari). Untuk anak <6 tahun data terbatas—jangan memberikan tanpa arahan dokter. Tidak untuk bayi prematur/neonatus.
  • Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan; kalau tidak ada data, tulis data terbatas): data terbatas. Dokter dapat mempertimbangkan penyesuaian dosis atau pemilihan obat lain sesuai kondisi Anda.

Cara menggunakan Histapan Tablet dengan benar

  • Kapan diminum: umumnya diminum setelah makan atau bersama makanan untuk mengurangi keluhan lambung.
  • Cara minum: telan tablet utuh dengan air putih. Jangan mengunyah, menghancurkan, atau membelah tablet kecuali dokter/apoteker menyatakan aman untuk produk yang Anda miliki.
  • Frekuensi dan jam yang sama setiap hari: bila diresepkan rutin, usahakan diminum pada jam yang relatif sama agar efek lebih stabil.
  • Jika lupa dosis: minum segera saat ingat. Jika sudah dekat dengan jadwal dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan seperti biasa. Jangan menggandakan dosis.
  • Hal yang perlu dipantau: perhatikan kantuk, pusing, mulut kering, penglihatan kabur, sembelit, atau sulit buang air kecil. Bila keluhan alergi tidak membaik, sering kambuh, atau memburuk, konsultasikan kembali.

Interaksi dengan obat lain

  • Minuman beralkohol: dapat meningkatkan efek kantuk dan menurunkan kewaspadaan.
  • Obat penekan sistem saraf pusat (misalnya obat tidur, obat penenang, obat anti-cemas tertentu, obat nyeri opioid): dapat memperberat kantuk dan meningkatkan risiko jatuh/kecelakaan.
  • Antidepresan tertentu: beberapa antidepresan dapat meningkatkan kantuk bila digunakan bersamaan.
  • Antidepresan trisiklik (misalnya amitriptilin) atau obat antikolinergik (misalnya atropin dan beberapa obat untuk gangguan gerak): dapat meningkatkan efek “mengeringkan” seperti mulut kering, jantung berdebar, konstipasi, penglihatan kabur, atau retensi urine.
  • Inhibitor monoamine oxidase (MAO) (jenis obat tertentu untuk depresi): dapat meningkatkan atau memperpanjang efek samping seperti kantuk dan efek antikolinergik.
  • Antibiotik aminoglikosida (misalnya gentamisin): antihistamin dapat “menyamarkan” gejala gangguan telinga (misalnya telinga berdenging atau pusing) yang perlu dipantau pada penggunaan aminoglikosida.
  • Obat flu/batuk atau obat alergi lain yang juga mengandung antihistamin: dapat terjadi duplikasi kandungan sehingga efek samping (kantuk, mulut kering) lebih berat.

Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.

Efek samping

1) Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang).

  • Kantuk, pusing, berkurangnya konsentrasi
  • Mulut kering, tenggorokan terasa kering
  • Gangguan pencernaan (mual, tidak nyaman di perut, nyeri perut)
  • Konstipasi (sembelit)
  • Penglihatan kabur
  • Sakit kepala

2) Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat.

  • Reaksi alergi berat: sesak napas, bengkak pada wajah/bibir/kelopak mata, biduran luas
  • Sangat mengantuk sampai sulit dibangunkan, kebingungan berat, halusinasi
  • Kejang
  • Jantung berdebar hebat, pingsan
  • Sulit buang air kecil (retensi urine) yang berat
  • Gejala overdosis atau keluhan berat lain yang muncul mendadak

Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Jika muncul keluhan yang mengganggu atau tidak biasa setelah minum Histapan, hentikan penggunaan sementara dan konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Kehamilan dan menyusui

  • Kehamilan: data keamanan pada ibu hamil terbatas. Gunakan hanya jika dokter menilai manfaat lebih besar daripada risikonya. Jangan swamedikasi (mengobati sendiri).
  • Menyusui: belum jelas apakah mebhydrolin terserap ke dalam air susu ibu. Konsultasikan sebelum menggunakan. Bila digunakan, perhatikan bila bayi tampak lebih mengantuk, rewel, atau menyusu lebih sedikit.

Penyimpanan

  • Simpan pada suhu ruang, di tempat kering, terlindung dari panas dan cahaya langsung (umumnya di bawah 30°C).
  • Simpan dalam kemasan aslinya dan tutup rapat.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan gunakan bila sudah melewati tanggal kedaluwarsa pada kemasan.

Referensi dan terakhir diperbarui

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) – Cek BPOM (pencarian nomor registrasi Histapan).
  • Alodokter – halaman obat “Histapan”.
  • Alodokter (AloShop) – informasi produk “Histapan 50 mg Tablet”.
  • KlikDokter – halaman obat “Histapan”.
  • Apotek Mandjur – informasi produk/kemasan “Histapan 50 mg”.
  • Drugs.com (International) – ringkasan obat “Mebhydrolin”.

Terakhir diperbarui: 15 Januari 2026

Kembali ke blog

Tulis komentar