Insto Regular

Insto Regular: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat bebas terbatas (logo biru). Gunakan sesuai aturan pakai pada kemasan. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.

Ringkasan singkat

Insto Regular adalah nama merek dagang tetes mata yang mengandung tetrahydrozoline HCl 0,05% (untuk mengurangi mata merah) dan umumnya mengandung benzalkonium chloride 0,01% (pengawet) dalam larutan tetes mata steril. Obat ini dipakai untuk meredakan kemerahan dan rasa perih pada mata akibat iritasi ringan (misalnya karena debu, asap, angin, atau setelah berenang) dengan cara menyempitkan pembuluh darah kecil di permukaan mata untuk sementara. Catatan penting: obat ini bukan untuk pemakaian rutin jangka panjang pemakaian berlebihan dapat membuat mata justru lebih merah dan menutupi penyebab serius (misalnya infeksi atau cedera). Karena merek “Insto” memiliki beberapa varian, pastikan kandungan pada kemasan karena varian bisa berbeda.

Fakta cepat

  • Mode penamaan: Mode B (obat paten / merek dagang)
  • Nama generik: tetrahydrozoline hydrochloride (tetrahidrozolin HCl) tetes mata
  • Nama merek dagang: Insto Regular
  • Kandungan zat aktif: tetrahydrozoline HCl 0,05% b/v; benzalkonium chloride 0,01% b/v (umumnya sebagai pengawet)
  • Kelas obat: dekongestan okular (vasokonstriktor/penyempit pembuluh darah di mata)
  • Manfaat utama: meredakan mata merah dan rasa perih karena iritasi ringan
  • Bentuk sediaan yang umum: larutan tetes mata steril (misalnya botol 7,5 mL dan 15 mL)
  • Penggunaan pada anak: umumnya dianjurkan untuk usia ≥ 6 tahun; usia < 6 tahun perlu konsultasi dokter; pada anak sangat kecil (terutama < 2 tahun) sebaiknya dihindari kecuali atas arahan tenaga kesehatan
  • Catatan resep: umumnya tidak perlu resep, tetapi termasuk obat bebas terbatas sehingga tetap perlu kehati-hatian dan mengikuti aturan pakai
  • Ejaan alternatif (bila ada): Insto Reguler
  • Nomor izin edar (contoh yang sering tercantum): DTL1438202046A1

Cara kerja (penjelasan sederhana)

Tetrahydrozoline bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah kecil di permukaan mata yang sedang melebar akibat iritasi ringan. Saat pembuluh darah menyempit, kemerahan biasanya berkurang untuk sementara sehingga mata terasa lebih nyaman. Efek ini tidak mengobati penyebab utama (misalnya infeksi, alergi berat, atau cedera), sehingga keluhan yang menetap perlu evaluasi. Jika digunakan terlalu sering atau terlalu lama, obat sejenis ini dapat menyebabkan kemerahan berulang/bertambah setelah efeknya habis.

Peringatan penting sebelum menggunakan

  • Alergi/kontraindikasi: jangan gunakan bila Anda punya riwayat alergi terhadap tetrahydrozoline, benzalkonium chloride, atau bahan tetes mata lainnya.
  • Glaukoma sudut sempit: hindari pemakaian bila Anda memiliki glaukoma sudut sempit (jenis glaukoma yang bisa memicu peningkatan tekanan mata mendadak), kecuali atas arahan dokter.
  • Kondisi yang perlu kehati-hatian: konsultasikan dulu bila Anda punya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan tiroid, infeksi/penyakit mata, atau sedang memakai banyak obat lain.
  • Jangan dipakai rutin jangka panjang: bila keluhan tidak membaik, memburuk, atau berlangsung lebih dari 72 jam, hentikan pemakaian dan periksa ke dokter.
  • Lensa kontak: lepaskan lensa kontak (terutama lensa kontak lunak) sebelum meneteskan. Tunggu minimal 15 menit sebelum memakai kembali.
  • Cegah kontaminasi: jangan menyentuhkan ujung botol ke mata, jari, atau permukaan apa pun. Tutup rapat setelah dipakai. Jangan berbagi tetes mata dengan orang lain.
  • Segera cari pertolongan medis bila ada nyeri mata hebat, penglihatan berubah/menurun, sensitif cahaya berat, keluar kotoran kental/bernanah, mata merah setelah cedera/terkena bahan kimia, atau bila tetes mata tidak sengaja tertelan (terutama pada anak).

Dosis Insto Regular (dosis umum)

Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.

  • Dewasa: umumnya 2–3 tetes pada setiap mata yang merah/teriritasi, 3–4 kali sehari atau sesuai petunjuk pada kemasan/anjuran dokter. Gunakan seperlunya dan jangan melebihi anjuran.
  • Lansia (bila relevan): biasanya sama seperti dewasa, tetapi lakukan kehati-hatian karena lansia dapat lebih sensitif terhadap efek samping. Bila ada riwayat glaukoma atau penyakit jantung/tekanan darah tinggi, sebaiknya konsultasi dulu.
  • Anak (bila relevan): data terbatas untuk anak kecil. Secara umum, untuk usia ≥ 6 tahun dapat digunakan sesuai aturan pakai (seringnya 1–2 tetes per mata hingga 4 kali sehari). Untuk usia < 6 tahun konsultasikan dokter; untuk usia sangat kecil (terutama < 2 tahun) sebaiknya tidak digunakan kecuali atas arahan tenaga kesehatan.
  • Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan): data terbatas. Karena digunakan lokal pada mata, penyesuaian dosis khusus biasanya tidak dibutuhkan, namun tetap diskusikan dengan dokter/apoteker bila memiliki penyakit kronis atau memakai banyak obat.

Cara menggunakan Insto Regular dengan benar

  • Kapan digunakan: tetes mata ini digunakan pada mata yang merah/teriritasi. Tidak terkait makanan (tidak “diminum”).
  • Frekuensi: bila digunakan terjadwal, usahakan pada jam yang relatif sama tiap hari. Banyak orang memakainya “sesuai kebutuhan”; tetap jangan melebihi batas pemakaian pada kemasan.
  • Langkah pemakaian singkat: cuci tangan, buka tutup botol, tengadahkan kepala, tarik kelopak bawah, teteskan sesuai dosis tanpa menyentuhkan ujung botol ke mata, lalu pejamkan mata 2–3 menit. Bila memungkinkan, tekan lembut sudut mata dekat hidung (saluran air mata) untuk mengurangi obat mengalir ke tenggorokan.
  • Jika memakai lebih dari satu tetes/obat mata lain: beri jeda setidaknya 5 menit antar tetes agar tidak “terbilas”.
  • Jika lupa dosis: bila Anda memakainya terjadwal dan lupa, pakai segera saat ingat. Jika sudah dekat jadwal berikutnya, lewati dosis yang terlupa. Jangan menggandakan dosis.
  • Hal yang perlu dipantau: kemerahan seharusnya membaik dalam waktu singkat. Hentikan dan periksa bila keluhan menetap >72 jam, makin sakit, penglihatan berubah, atau muncul kotoran mata kental.

Interaksi dengan obat lain

  • Obat antidepresan golongan MAOI (monoamine oxidase inhibitor/penghambat monoamin oksidase): beberapa produk tetrahydrozoline mencantumkan larangan atau kehati-hatian bila digunakan bersamaan. Konsultasikan dokter/apoteker.
  • Antidepresan trisiklik (misalnya amitriptyline) dan obat lain yang memengaruhi sistem saraf simpatis: berpotensi meningkatkan risiko efek sistemik (misalnya berdebar atau perubahan tekanan darah) pada sebagian orang.
  • Obat dekongestan/simpatomimetik lain (misalnya obat flu tertentu yang dapat menaikkan tekanan darah/denyut jantung): gunakan hati-hati karena efeknya bisa saling menambah pada orang yang sensitif.
  • Obat untuk tekanan darah/penyakit jantung: walau pemakaian di mata umumnya bekerja lokal, tetap informasikan kepada dokter/apoteker bila Anda memakai obat jantung/hipertensi karena sebagian orang dapat mengalami efek sistemik.
  • Obat tetes mata lain (misalnya obat glaukoma, antibiotik tetes mata, atau tetes mata steroid): biasanya bisa dipakai bersamaan, tetapi perlu jeda pemakaian dan urutan yang benar. Minta saran apoteker bila menggunakan lebih dari satu obat mata.
  • Lensa kontak: benzalkonium chloride dapat terserap pada lensa kontak lunak. Lepaskan lensa dan tunggu minimal 15 menit sebelum memasang kembali.

Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.

Efek samping

  1. Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang):
    • rasa perih/terbakar atau menyengat sesaat setelah diteteskan
    • penglihatan kabur sementara
    • mata terasa lebih iritatif atau lebih merah, terutama bila dipakai terlalu sering
    • pupil tampak melebar sementara pada sebagian orang
  2. Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat:
    • nyeri mata, sakit kepala berat, atau mual hebat setelah pemakaian
    • penglihatan berubah, sangat kabur, atau sensitif cahaya berat
    • kemerahan/iritasi tidak membaik atau memburuk, atau berlangsung >72 jam
    • keluar kotoran mata kental/bernanah, bengkak berat, atau dugaan infeksi
    • gejala sistemik seperti jantung berdebar cepat/tidak teratur, berkeringat berlebihan, gelisah
    • tetes mata tertelan (terutama anak): ini dapat berbahaya dan perlu pertolongan medis segera

Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Bila Anda merasa ada keluhan yang mengganggu atau tidak biasa setelah pemakaian, hentikan penggunaan dan konsultasikan.

Kehamilan dan menyusui

  • Kehamilan: data keamanan pada manusia terbatas. Gunakan hanya bila benar-benar diperlukan dan setelah berdiskusi dengan dokter. Teknik menekan sudut mata dekat hidung selama 1–2 menit setelah meneteskan dapat membantu mengurangi obat masuk ke sirkulasi tubuh.
  • Menyusui: data mengenai apakah obat masuk ke air susu ibu masih terbatas. Konsultasikan dengan dokter/apoteker sebelum memakai, terutama bila digunakan berulang atau dalam jangka lebih lama dari anjuran kemasan.

Penyimpanan

  • Simpan pada suhu ruang, di tempat sejuk dan kering, jauh dari panas, cahaya matahari langsung, dan kelembapan.
  • Tutup botol rapat setelah digunakan, dan jaga ujung botol tetap bersih.
  • Jangan gunakan bila larutan berubah warna, menjadi keruh, atau bila segel kemasan rusak.
  • Jauhkan dari jangkauan anak.
  • Ikuti petunjuk pada kemasan mengenai masa pakai setelah botol dibuka dan tanggal kedaluwarsa.

Referensi dan terakhir diperbarui

  • Informasi produk resmi Insto (halaman Insto Regular: komposisi, nomor izin edar, dan peringatan lensa kontak).
  • Informasi produk Insto Reguler pada layanan kesehatan daring (komposisi, golongan obat bebas terbatas, dan aturan pakai umum).
  • MedlinePlus (U.S. National Library of Medicine): informasi obat tetrahydrozoline tetes mata (cara pakai, efek samping, dan kehati-hatian termasuk lensa kontak).
  • DailyMed (U.S. National Library of Medicine): label obat tetes mata tetrahydrozoline 0,05% (peringatan pemakaian dan batas 72 jam).
  • European Medicines Agency (EMA): panduan benzalkonium chloride sebagai eksipien (terkait lensa kontak dan iritasi).
  • MedlinePlus Medical Encyclopedia: informasi risiko keracunan tetrahydrozoline bila tertelan.

Terakhir diperbarui: 4 Februari 2026.

Kembali ke blog

Tulis komentar