Obeslim Kapsul

Obeslim Kapsul: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat resep. Gunakan sesuai resep dokter. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.

Ringkasan singkat

Obeslim Kapsul adalah nama merek dagang untuk orlistat 120 mg (kapsul), obat resep yang digunakan sebagai terapi tambahan untuk membantu menurunkan berat badan pada obesitas (kelebihan berat badan berlebih) atau kelebihan berat badan dengan faktor risiko tertentu (berdasarkan penilaian dokter, sering memakai patokan indeks massa tubuh (BMI)). Orlistat bekerja di saluran cerna dengan menghambat enzim pemecah lemak sehingga sebagian lemak dari makanan tidak diserap dan keluar bersama feses. Obat ini bukan “pil diet instan”: hasil sangat bergantung pada pola makan rendah kalori dan kebiasaan hidup, dan makan tinggi lemak biasanya membuat keluhan pencernaan lebih sering. Pastikan memeriksa kandungan dan kekuatan pada kemasan karena produk dengan nama merek yang sama dapat memiliki varian/kemasan berbeda.

Fakta cepat

  • Nama generik: orlistat
  • Nama merek dagang: Obeslim (kapsul)
  • Kandungan zat aktif: orlistat 120 mg per kapsul
  • Kelas obat: inhibitor lipase gastrointestinal (obat antiobesitas)
  • Manfaat utama: membantu penurunan berat badan dan membantu mencegah kenaikan berat badan kembali (sebagai terapi tambahan bersama diet rendah kalori)
  • Bentuk sediaan yang umum: kapsul 120 mg
  • Penggunaan pada anak (jika ada; kalau tidak ada, tulis data terbatas): data terbatas; umumnya untuk dewasa, dan penggunaan pada remaja harus atas evaluasi dokter (terutama usia <12 tahun biasanya tidak dianjurkan)
  • Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): perlu resep dokter (termasuk obat keras)
  • Catatan tambahan: umumnya dianjurkan dikombinasikan dengan pola makan seimbang rendah kalori; bukan untuk tujuan kosmetik “turun cepat” tanpa pengaturan makan

Cara kerja (penjelasan sederhana)

Orlistat bekerja terutama di lambung dan usus dengan “mematikan” enzim lipase, yaitu enzim yang berperan memecah lemak dari makanan. Saat lemak tidak dipecah menjadi bentuk yang bisa diserap, sebagian lemak akan tetap berada di saluran cerna dan dikeluarkan bersama tinja. Dengan berkurangnya lemak yang diserap, asupan kalori ikut turun sehingga dapat membantu penurunan berat badan bila diiringi pengaturan makan dan aktivitas fisik. Karena efeknya dominan di saluran cerna, keluhan yang paling sering muncul juga terkait pencernaan.

Peringatan penting sebelum menggunakan

  • Alergi dan kontraindikasi penting: jangan gunakan bila Anda alergi terhadap orlistat. Umumnya tidak boleh digunakan pada kehamilan, pada sindrom malabsorbsi kronis (gangguan penyerapan makanan), atau kolestasis (gangguan aliran empedu).
  • Kondisi yang perlu kehati-hatian: beri tahu dokter bila punya riwayat atau sedang mengalami penyakit ginjal (termasuk riwayat batu ginjal), penyakit hati, gangguan tiroid, diabetes, penyakit kandung empedu, riwayat kejang/epilepsi, atau sedang menjalani terapi HIV.
  • Obat tertentu butuh perhatian khusus: beri tahu dokter bila Anda memakai obat penekan sistem imun (misalnya setelah transplantasi organ), obat pengencer darah, obat tiroid, obat jantung tertentu, obat antikejang, atau obat HIV, karena beberapa di antaranya dapat berinteraksi dengan orlistat.
  • Jangan menghentikan mendadak (bila relevan): orlistat biasanya tidak menimbulkan gejala putus obat, tetapi jangan memulai, mengganti dosis, atau menghentikan obat tanpa berdiskusi dengan dokter—terutama bila Anda juga memakai obat diabetes, obat tiroid, atau pengencer darah yang mungkin perlu penyesuaian/pemantauan.
  • Kapan harus segera mencari pertolongan medis: reaksi alergi (bengkak di wajah/bibir, sesak napas, biduran), nyeri perut hebat atau menetap, diare berat hingga lemas/dehidrasi, tanda gangguan hati (kulit/mata menguning, gatal berat, urine gelap, tinja pucat), atau gejala masalah ginjal (nyeri pinggang hebat, darah pada urine, sulit buang air kecil).

Dosis Obeslim Kapsul (dosis umum)

Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.

  • Dewasa: umumnya 1 kapsul (120 mg) 3 kali sehari, diminum bersama setiap makan utama yang mengandung lemak. Diminum saat makan atau hingga 1 jam setelah makan. Jika Anda tidak makan atau makan tanpa lemak, dosis biasanya dapat dilewati. Jangan menambah dosis sendiri; dosis lebih tinggi dari anjuran umumnya tidak memberi manfaat tambahan.
  • Lansia (bila relevan): umumnya sama seperti dewasa, tetapi dokter akan mempertimbangkan kondisi penyerta (misalnya fungsi ginjal/hati) dan risiko interaksi obat.
  • Anak (bila relevan; bila data terbatas, tulis jelas): data terbatas. Penggunaan pada anak/remaja harus atas penilaian dokter. Pada usia <12 tahun umumnya tidak dianjurkan tanpa pertimbangan khusus.
  • Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan; kalau tidak ada data, tulis data terbatas): data penyesuaian dosis spesifik terbatas. Pada pasien berisiko masalah ginjal atau gangguan hati, dokter dapat menyarankan kehati-hatian dan pemantauan (misalnya fungsi ginjal/hati) serta menilai ulang manfaat-risikonya.

Cara menggunakan Obeslim Kapsul dengan benar

  • Kapan diminum: diminum saat makan atau sampai 1 jam setelah makan utama yang mengandung lemak. Telan kapsul utuh dengan air.
  • Frekuensi dan jam yang sama: umumnya 3 kali sehari mengikuti jadwal makan (misalnya sarapan–makan siang–makan malam). Usahakan pola yang konsisten dari hari ke hari.
  • Jika lupa dosis: bila masih dalam rentang sekitar 1 jam setelah makan, dosis bisa diminum. Jika sudah lewat jauh dari waktu makan, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan jadwal berikutnya. Jangan menggandakan dosis.
  • Pola makan: ikuti anjuran dokter terkait diet rendah kalori. Membagi asupan lemak secara merata pada 3 kali makan biasanya membantu mengurangi keluhan pencernaan; makan sangat tinggi lemak sering memperburuk efek samping.
  • Vitamin: karena dapat mengurangi penyerapan vitamin larut lemak, dokter/apoteker bisa menganjurkan multivitamin (misalnya yang mengandung vitamin A, D, E, K). Umumnya diminum terpisah dari orlistat (misalnya menjelang tidur atau setidaknya beberapa jam terpisah).
  • Hal yang perlu dipantau: perubahan berat badan dan keluhan pencernaan; pada penderita diabetes perlu memantau gula darah (risiko gula darah rendah bila obat diabetes tidak disesuaikan); bila memakai pengencer darah perlu pemantauan pembekuan darah; bila memakai obat tiroid, pemantauan fungsi tiroid dapat diperlukan.

Interaksi dengan obat lain

  • Cyclosporine (obat penekan imun): kadar cyclosporine dapat menurun bila digunakan bersamaan. Dokter bisa menyarankan pemisahan waktu minum dan/atau pemantauan kadar obat.
  • Levothyroxine (obat tiroid): penyerapan levothyroxine dapat menurun. Biasanya perlu jarak waktu minum beberapa jam dan pemantauan fungsi tiroid.
  • Warfarin dan antikoagulan lain (obat pengencer darah): risiko perdarahan dapat meningkat karena perubahan penyerapan vitamin K. Dokter dapat meminta pemantauan lebih sering dan memperhatikan tanda perdarahan (mudah memar, mimisan, feses hitam, dll.).
  • Amiodarone (obat gangguan irama jantung): penyerapan/efek amiodarone dapat menurun sehingga kontrol irama jantung bisa terganggu; perlu pemantauan dokter.
  • Obat antikejang/antiepileptik: kontrol kejang dapat memburuk pada sebagian orang; segera hubungi dokter bila kejang lebih sering atau lebih berat.
  • Obat antiretroviral (obat HIV): ada laporan penurunan kontrol virus pada sebagian pasien; penggunaan bersamaan perlu pengawasan ketat dokter.
  • Obat diabetes: penurunan berat badan dapat memengaruhi kontrol gula darah; dosis insulin atau obat minum diabetes mungkin perlu disesuaikan oleh dokter untuk mencegah hipoglikemia (gula darah rendah).
  • Vitamin larut lemak dan beta-karoten: penyerapan dapat berkurang; multivitamin biasanya diminum terpisah (misalnya malam hari).
  • Kontrasepsi oral (pil KB): bila terjadi diare berat, penyerapan pil KB dapat berkurang; pertimbangkan metode cadangan sesuai saran dokter/apoteker.
  • Makanan tinggi lemak: bukan “interaksi” obat, tetapi asupan lemak tinggi sering memperburuk efek samping pencernaan (misalnya tinja berminyak, urgensi buang air besar).

Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.

Efek samping

1) Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang):

  • Tinja berminyak/berlemak, bercak minyak pada pakaian dalam
  • Sering buang angin (kentut) kadang disertai keluarnya sedikit minyak
  • Rasa ingin buang air besar mendadak, frekuensi buang air besar meningkat, kadang sulit menahan
  • Nyeri perut, mual, kembung, diare
  • Rasa tidak nyaman pada area anus/sekitar rektum

2) Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat:

  • Reaksi alergi berat (sesak napas, bengkak pada wajah/bibir, ruam menyeluruh)
  • Nyeri perut hebat atau menetap
  • Tanda gangguan hati (kulit/mata menguning, gatal berat, urine gelap, tinja pucat, nafsu makan turun drastis)
  • Gejala batu ginjal atau gangguan ginjal (nyeri pinggang hebat, darah pada urine, sulit buang air kecil, jumlah urine sangat sedikit)
  • Kejang lebih sering/lebih berat pada pasien yang memiliki riwayat kejang
  • Perdarahan tidak biasa (misalnya mudah memar, mimisan berulang, feses kehitaman) terutama bila memakai pengencer darah

Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Bila keluhan ringan mengganggu atau tidak membaik, konsultasikan ke dokter atau apoteker.

Kehamilan dan menyusui

  • Kehamilan: umumnya tidak dianjurkan/kontraindikasi untuk obat penurun berat badan seperti orlistat. Jika sedang hamil, diduga hamil, atau merencanakan kehamilan, konsultasikan ke dokter dan jangan menggunakan tanpa arahan medis.
  • Menyusui: data pada manusia terbatas. Karena ada pertimbangan manfaat-risiko (termasuk potensi berkurangnya penyerapan vitamin larut lemak), konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan selama menyusui.

Penyimpanan

  • Simpan pada suhu ruang (umumnya di bawah 25°C), tempat kering, terlindung dari panas dan cahaya langsung.
  • Simpan dalam kemasan asli untuk membantu melindungi obat dari kelembapan.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Referensi dan terakhir diperbarui

  • DailyMed (NIH): Informasi produk/label orlistat (misalnya XENICAL/orlistat)
  • MedlinePlus: Orlistat (informasi obat dan interaksi)
  • LactMed (NCBI Bookshelf): Orlistat dan menyusui
  • Alodokter: Obeslim (ringkasan manfaat, peringatan, efek samping)
  • Informasi pada kemasan/leaflet obat (bila tersedia pada produk yang Anda miliki)
  • Badan POM RI: database cek produk (untuk verifikasi registrasi pada kemasan)

Terakhir diperbarui: 19 Januari 2026

Kembali ke blog

Tulis komentar