OBH Ika Sirup
Share
OBH Ika Sirup: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat bebas. Dapat dibeli tanpa resep, tetapi tetap gunakan sesuai aturan pakai pada kemasan. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.
Ringkasan singkat
OBH Ika Sirup adalah nama merek dagang untuk obat batuk berdahak (batuk dengan lendir/dahak) yang membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan. Produk ini umumnya berisi kombinasi succus liquiritiae (ekstrak akar manis/licorice), ammonium chloride (amonium klorida), dan Solutio ammoniae spirituosa anisata (SASA) dalam bentuk sirup.
Penjelasan ini membahas sediaan sirup dengan komposisi per 15 mL: succus liquiritiae 500 mg + amonium klorida 300 mg + SASA 300 mg. Catatan penting: obat ini membantu meredakan gejala, tetapi bukan antibiotik dan tidak mengatasi semua penyebab batuk (misalnya asma atau pneumonia). Jika batuk disertai sesak, demam tinggi, atau berlangsung lama, perlu evaluasi tenaga kesehatan.
Penting (Mode B): Pastikan kandungan pada kemasan karena varian/kemasan bisa berbeda.
Fakta cepat
- Nama generik: Kombinasi succus liquiritiae + amonium klorida + SASA (bukan satu zat aktif tunggal).
- Nama merek dagang: OBH Ika Sirup.
- Kandungan zat aktif: succus liquiritiae + amonium klorida + SASA.
- Kelas obat: Ekspektoran (membantu pengeluaran dahak) dan pereda iritasi tenggorokan.
- Manfaat utama: Membantu meredakan batuk berdahak dan memudahkan pengeluaran dahak.
- Bentuk sediaan yang umum: Sirup (misalnya botol 100 mL atau 200 mL; tergantung kemasan).
- Penggunaan pada anak (jika ada; kalau tidak ada, tulis data terbatas): Umumnya ada petunjuk dosis anak pada kemasan; untuk balita/anak kecil, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter atau apoteker.
- Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): Umumnya tidak perlu resep dokter (obat bebas), namun tetap gunakan sesuai aturan pakai dan periksa kecocokan dengan kondisi kesehatan Anda.
- Ejaan alternatif (bila ada): OBH IKA, Obat Batuk Hitam IKA.
Cara kerja (penjelasan sederhana)
Pada batuk berdahak, lendir di saluran napas bisa menjadi kental dan sulit dikeluarkan. Kombinasi bahan dalam OBH Ika Sirup membantu membuat dahak lebih encer dan lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Ekstrak akar manis (licorice) juga sering digunakan untuk membantu menenangkan rasa tidak nyaman di tenggorokan.
SASA adalah larutan yang secara tradisional digunakan dalam ramuan batuk tertentu untuk membantu keluhan batuk berdahak dan memberi sensasi lega pada tenggorokan. Efeknya bersifat simptomatik, sehingga bila penyebab batuk belum teratasi, batuk dapat kembali muncul.
Peringatan penting sebelum menggunakan
- Alergi dan kontraindikasi penting: Jangan gunakan bila Anda pernah mengalami reaksi alergi terhadap salah satu kandungan pada produk ini.
-
Kondisi yang perlu kehati-hatian:
- Riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit jantung, gangguan ginjal, atau gangguan elektrolit (misalnya hipokalemia = kadar kalium rendah).
- Konsumsi akar manis/licorice berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko tekanan darah naik dan kalium turun pada sebagian orang. Karena itu, hindari penggunaan lebih lama dari yang dianjurkan tanpa arahan tenaga kesehatan.
- Bila Anda perlu menghindari alkohol (misalnya alasan agama, kondisi tertentu, atau untuk anak tertentu), periksa label karena SASA dalam beberapa sediaan dapat dibuat menggunakan etanol (alkohol) dalam kadar kecil.
-
Kapan harus segera mencari pertolongan medis:
- Tanda alergi berat: bengkak pada wajah/bibir/kelopak mata, biduran menyeluruh, atau sesak napas.
- Batuk disertai sesak napas, nyeri dada, batuk darah, demam tinggi, atau kondisi memburuk.
- Gejala yang mengarah ke gangguan elektrolit: lemas berat, kram otot, jantung berdebar tidak teratur, atau pingsan.
Dosis OBH Ika Sirup (dosis umum)
Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.
- Dewasa: Umumnya 15 mL (setara 1 sendok makan) 3–4 kali sehari.
- Lansia (bila relevan): Umumnya mengikuti dosis dewasa, tetapi bila memiliki banyak penyakit penyerta (misalnya hipertensi/penyakit jantung/penyakit ginjal) atau minum banyak obat, pertimbangkan konsultasi dokter atau apoteker.
- Anak (bila relevan; bila data terbatas, tulis jelas): Umumnya 5 mL (setara 1 sendok teh) 3–4 kali sehari. Karena rentang usia “anak” bisa berbeda antarproduk, pastikan petunjuk usia dan alat takar pada kemasan; bila ragu, konsultasikan.
- Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan; kalau tidak ada data, tulis data terbatas): Data terbatas. Bila ada gangguan ginjal/hati, konsultasikan sebelum penggunaan, terutama bila gejala berat atau perlu pemakaian beberapa hari.
Cara menggunakan OBH Ika Sirup dengan benar
- Kapan diminum: Umumnya diminum setelah makan sesuai petunjuk pada kemasan.
- Frekuensi dan anjuran jam yang sama setiap hari: Jika diminum 3–4 kali sehari, usahakan jaraknya merata dan konsisten untuk membantu mengontrol gejala.
- Gunakan alat takar: Gunakan sendok takar atau gelas takar dari kemasan agar dosis lebih tepat (hindari sendok makan rumahan bila tidak terukur).
- Jika lupa dosis: Minum segera saat ingat. Jika sudah dekat dengan jadwal berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan seperti biasa. Jangan menggandakan dosis.
-
Hal yang perlu dipantau:
- Perbaikan gejala batuk dan kemudahan pengeluaran dahak.
- Bila Anda memiliki hipertensi: perhatikan apakah tekanan darah terasa naik (misalnya sakit kepala, berdebar).
- Bila muncul lemas/kram/berdebar yang tidak biasa, hentikan dan konsultasi.
Interaksi dengan obat lain
- Warfarin (pengencer darah): licorice/akar manis dapat memengaruhi efek pengencer darah pada sebagian orang.
- Obat antihipertensi (obat tekanan darah): licorice dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang sehingga dapat mengurangi kontrol tekanan darah.
- Digoxin (obat jantung): penurunan kalium dapat meningkatkan risiko efek samping digoxin (terutama gangguan irama jantung).
- Diuretik (obat “kencing”, misalnya furosemide atau tiazid): dapat meningkatkan risiko hipokalemia (kalium rendah) bila dikombinasikan dengan konsumsi licorice berlebih.
- Kortikosteroid (misalnya prednison): pada kondisi tertentu dapat meningkatkan kecenderungan retensi cairan/penurunan kalium; kehati-hatian diperlukan.
- Produk herbal/suplemen yang mengandung licorice (akar manis): penggunaan bersamaan bisa menambah total paparan licorice.
- Obat yang dipengaruhi keasaman urine: amonium klorida dapat memengaruhi keasaman urine sehingga berpotensi mengubah kadar beberapa obat tertentu; konsultasikan bila Anda menggunakan obat rutin.
Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.
Efek samping
1) Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang).
- Keluhan lambung: mual, tidak nyaman di perut, atau mulas (pada sebagian orang).
- Rasa tidak enak di mulut atau iritasi ringan pada tenggorokan.
2) Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat.
- Reaksi alergi berat: sesak napas, bengkak pada wajah/bibir, ruam berat menyeluruh.
- Tanda gangguan elektrolit (kalium rendah): lemas berat, kram/nyeri otot, jantung berdebar tidak teratur, pusing berat/pingsan.
- Tekanan darah meningkat signifikan (misalnya sakit kepala hebat, nyeri dada, sesak).
- Batuk memburuk atau tidak membaik, terutama bila disertai demam tinggi, sesak, atau batuk darah.
Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Banyak orang tidak mengalami keluhan berarti bila digunakan sesuai aturan pakai.
Kehamilan dan menyusui
- Kehamilan: Data keamanan kombinasi ini pada kehamilan bisa terbatas. Karena licorice berpotensi memengaruhi tekanan darah dan elektrolit bila berlebihan, sebaiknya konsultasikan sebelum penggunaan.
- Menyusui: Data juga terbatas. Bila menyusui, konsultasikan terlebih dulu, terutama bila pemakaian lebih dari beberapa kali atau Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Penyimpanan
- Simpan pada suhu ruang (umumnya di bawah 30°C), di tempat kering dan sejuk.
- Hindari panas, cahaya matahari langsung, dan kelembapan.
- Tutup botol rapat setelah digunakan.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Referensi dan terakhir diperbarui
- BPOM RI – Basis data Cek Produk (pencarian nomor izin edar: DBL0709301337A1).
- Alodokter (AloShop) – Informasi produk OBH IKA Sirup (komposisi, dosis, peringatan).
- Halodoc – Informasi produk OBH IKA (komposisi, golongan, aturan pakai).
- KlikDokter – Ringkasan obat OBH IKA (kandungan, dosis, golongan).
- National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) – Licorice Root: Usefulness and Safety.
- NCBI Bookshelf – LactMed: Licorice (informasi laktasi).
Terakhir diperbarui: 4 Februari 2026