OBH Nellco Batuk Berdahak Sirup

OBH Nellco Batuk Berdahak Sirup: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat bebas. Gunakan sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.

Ringkasan singkat

OBH Nellco Batuk Berdahak Sirup adalah nama merek dagang untuk obat batuk berdahak (batuk dengan dahak/lendir) yang membantu mengencerkan dahak dan melegakan tenggorokan. Pada halaman ini, yang dibahas adalah sirup dengan kandungan succus liquiritiae (ekstrak akar manis) 167 mg + ammonium chloride (amonium klorida) 100 mg per 5 mL. Obat ini meredakan gejala, tetapi bukan antibiotik dan tidak otomatis mengatasi penyebab batuk (misalnya infeksi tertentu). Karena merek yang mirip dapat punya varian berbeda, pastikan kandungan dan aturan pakai pada kemasan.

Fakta cepat

  • Nama generik: ammonium chloride + succus liquiritiae (glycyrrhizae succus/ekstrak akar manis)
  • Nama merek dagang: OBH Nellco Batuk Berdahak Sirup
  • Kandungan zat aktif: succus liquiritiae 167 mg + ammonium chloride 100 mg per 5 mL
  • Kelas obat: ekspektoran (pengencer dahak) + penenang tenggorokan berbahan herbal (demulsen)
  • Manfaat utama: membantu mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk, serta membantu meredakan iritasi tenggorokan
  • Bentuk sediaan yang umum: sirup (misalnya kemasan 55 mL atau 100 mL; dapat ada varian rasa seperti mentol cek label)
  • Penggunaan pada anak (jika ada; kalau tidak ada, tulis data terbatas): umumnya dapat digunakan pada usia 6–12 tahun dengan dosis lebih kecil; untuk usia <6 tahun sebaiknya hanya atas petunjuk dokter (data pada balita terbatas)
  • Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): umumnya tidak memerlukan resep (obat bebas), tetapi tetap gunakan sesuai aturan pakai dan konsultasikan bila memiliki penyakit tertentu atau sedang minum obat lain
  • Nomor Izin Edar: pada sebagian kemasan tercantum Nomor Izin Edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DBL0617206837A1 (pastikan sesuai kemasan yang Anda pegang)

Cara kerja (penjelasan sederhana)

Amonium klorida bekerja sebagai ekspektoran, yaitu membantu mengencerkan dahak dan membuat dahak lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Succus liquiritiae (ekstrak akar manis) membantu menenangkan dan melapisi tenggorokan yang teriritasi sehingga rasa tidak nyaman berkurang. Dengan dahak yang lebih encer dan tenggorokan yang lebih nyaman, batuk berdahak bisa menjadi lebih “produktif” (dahak keluar lebih mudah). Obat ini umumnya digunakan untuk meredakan gejala, bukan sebagai terapi penyebab utama batuk.

Peringatan penting sebelum menggunakan

  • Alergi: jangan gunakan bila pernah mengalami reaksi alergi terhadap ammonium klorida, ekstrak akar manis (licorice), atau komponen lain dalam sirup.
  • Kontraindikasi penting: pada beberapa sumber, penggunaan dihindari pada gangguan lambung (misalnya gastritis/maag yang mudah kambuh) dan gangguan fungsi hati yang berat. Jika memiliki riwayat penyakit ini, konsultasikan dulu.
  • Perlu kehati-hatian bila memiliki hipertensi (tekanan darah tinggi), gagal jantung, penyakit ginjal, atau riwayat kalium rendah, karena konsumsi licorice berlebihan/dalam waktu lama dapat memengaruhi keseimbangan cairan dan elektrolit pada sebagian orang.
  • Anak kecil: untuk anak di bawah 6 tahun, sebaiknya hanya digunakan bila dianjurkan dokter (data terbatas dan risiko salah dosis lebih tinggi).
  • Kehamilan/menyusui: konsultasikan sebelum memakai (lihat bagian “Kehamilan dan menyusui”).
  • Jika batuk tidak membaik, memburuk, atau sering berulang, periksakan diri. Batuk berdahak bisa berhubungan dengan kondisi lain yang perlu evaluasi.
  • Segera cari pertolongan medis bila ada sesak napas, nyeri dada, batuk darah, demam tinggi yang tidak turun, bibir/kuku membiru, lemas berat, atau tanda alergi berat (bengkak pada wajah/bibir, gatal hebat, biduran menyeluruh, mengi, pingsan).

Dosis OBH Nellco Batuk Berdahak Sirup (dosis umum)

Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti anjuran pada kemasan atau petunjuk dokter.

  • Dewasa: umumnya 15 mL (setara 3 sendok takar 5 mL), 3 kali sehari, biasanya sesudah makan.
  • Lansia (bila relevan): umumnya mengikuti dosis dewasa, tetapi pertimbangkan mulai dari dosis lebih rendah bila mudah mengalami gangguan lambung atau memiliki banyak obat rutin. Konsultasikan bila ada penyakit jantung/ginjal atau tekanan darah tinggi.
  • Anak (bila relevan; bila data terbatas, tulis jelas):
    • Usia 6–12 tahun: umumnya 7,5 mL (setara 1½ sendok takar), 3 kali sehari, biasanya sesudah makan.
    • Usia <6 tahun: umumnya tidak dianjurkan tanpa petunjuk dokter (data terbatas). Jika dokter meresepkan, ikuti dosis yang diberikan dokter.
  • Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan; kalau tidak ada data, tulis data terbatas): data terbatas. Bila ada gangguan ginjal/hati, gunakan dengan kehati-hatian dan konsultasikan dokter/apoteker sebelum memakai.

Cara menggunakan OBH Nellco Batuk Berdahak Sirup dengan benar

  • Kapan diminum: umumnya diminum sesudah makan untuk membantu mengurangi iritasi lambung.
  • Frekuensi: ikuti dosis pada kemasan; usahakan diminum pada jam yang relatif sama setiap hari selama diperlukan.
  • Cara mengukur dosis: kocok botol sebelum digunakan. Gunakan sendok takar atau alat ukur dari kemasan agar dosis akurat (hindari sendok makan rumah tangga karena takarannya bisa tidak tepat).
  • Jika lupa dosis: minum segera saat ingat. Jika sudah dekat jadwal dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan seperti biasa. Jangan menggandakan dosis.
  • Hal yang perlu dipantau: perhatikan perbaikan gejala batuk dan dahak. Bila memiliki tekanan darah tinggi atau mudah bengkak, pantau tekanan darah dan pembengkakan (misalnya di tungkai). Jika Anda memiliki diabetes, periksa label apakah sirup mengandung gula dan diskusikan dengan apoteker.

Interaksi dengan obat lain

  • Diuretik (misalnya furosemid, hidroklorotiazid): penggunaan bersamaan dengan licorice dapat meningkatkan risiko kalium rendah pada sebagian orang.
  • Digoxin (obat jantung tertentu): kalium rendah dapat meningkatkan risiko efek samping/toksisitas digoxin.
  • Kortikosteroid (misalnya prednison/dexamethasone): dapat memperbesar risiko retensi cairan dan ketidakseimbangan elektrolit bila licorice dikonsumsi berlebihan atau lama.
  • Obat antihipertensi (obat tekanan darah): licorice berlebihan dapat menaikkan tekanan darah pada sebagian orang sehingga mengganggu kontrol tekanan darah.
  • Warfarin atau obat pengencer darah lain: produk yang mengandung licorice dapat memengaruhi respons tubuh terhadap antikoagulan pada sebagian orang; konsultasikan bila Anda memakai pengencer darah.
  • Obat yang memengaruhi keasaman urin (misalnya obat/suplemen “pengalkali urin” seperti natrium bikarbonat tertentu): dapat mengubah efek ammonium klorida pada keasaman urin dan memengaruhi pembuangan beberapa obat.
  • Produk herbal/suplemen yang juga mengandung licorice (akar manis): risiko efek licorice bisa bertambah bila dikombinasikan.
  • Interaksi makanan/minuman: hindari konsumsi licorice/akar manis dalam jumlah besar (misalnya dari permen/teh/suplemen tertentu) saat memakai produk ini. Jika Anda menghindari alkohol, cek label karena sebagian sirup obat dapat mengandung alkohol sebagai pelarut.

Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.

Efek samping

1) Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang)

  • Rasa tidak nyaman di lambung, mual, atau nyeri ulu hati (lebih mungkin bila diminum saat perut kosong).
  • Muntah atau diare (tidak selalu terjadi).
  • Reaksi alergi ringan seperti ruam atau gatal (jarang).
  • Pada penggunaan berlebihan/berkepanjangan, licorice dapat memicu retensi cairan (bengkak) atau tekanan darah meningkat pada sebagian orang.

2) Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat

  • Tanda alergi berat: sesak, mengi, bengkak pada wajah/bibir/kelopak mata, biduran menyeluruh, pingsan.
  • Sesak napas berat, nyeri dada, batuk darah, atau bibir/kuku membiru.
  • Demam tinggi yang menetap, lemas berat, atau batuk memburuk meski sudah minum obat.
  • Tanda kemungkinan gangguan elektrolit: lemas ekstrem, kram/kelemahan otot, jantung berdebar tidak teratur, atau bengkak yang cepat bertambah.

Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Bila muncul keluhan yang mengganggu atau tidak biasa setelah minum obat, hentikan pemakaian dan konsultasikan.

Kehamilan dan menyusui

  • Kehamilan: data pada manusia untuk penggunaan rutin produk batuk dengan licorice dan ammonium klorida terbatas. Karena konsumsi licorice berlebihan pada sebagian orang dapat memengaruhi tekanan darah dan keseimbangan elektrolit, sebaiknya gunakan hanya bila benar-benar diperlukan dan setelah konsultasi dokter/apoteker.
  • Menyusui: data menyusui juga terbatas. Komponen licorice dapat terdeteksi dalam ASI pada sebagian kondisi. Konsultasikan dulu, terutama bila bayi lahir prematur, memiliki masalah kesehatan, atau bila ibu memiliki hipertensi/penyakit ginjal.

Penyimpanan

  • Simpan pada suhu ruang (umumnya di bawah 30°C), di tempat sejuk dan kering.
  • Hindari paparan panas, cahaya matahari langsung, dan kelembapan.
  • Tutup botol rapat setelah digunakan dan simpan dalam posisi aman agar tidak mudah tumpah.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan gunakan bila sudah melewati tanggal kedaluwarsa atau bila warna/bau/tekstur berubah mencolok.

Referensi dan terakhir diperbarui

  • Label/kemasan OBH Nellco Batuk Berdahak Sirup (komposisi, aturan pakai, peringatan).
  • Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia – layanan Cek Produk (pencarian Nomor Izin Edar DBL0617206837A1).
  • NCBI Bookshelf – Drugs and Lactation Database (LactMed): Licorice (Glycyrrhiza).
  • Medsafe (New Zealand) – informasi efek samping dan interaksi liquorice dengan obat.
  • British Heart Foundation – informasi tentang liquorice dan tekanan darah.
  • PubChem (National Institutes of Health) – Ammonium chloride (informasi dasar zat dan keselamatan).

Terakhir diperbarui: 4 Februari 2026

Back to blog

Leave a comment