OBH Nellco Special PE Anak Sirup
Share
OBH Nellco Special PE Anak Sirup: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat bebas terbatas. Baca aturan pakai sebelum digunakan. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.
Ringkasan singkat
OBH Nellco Special PE Anak Sirup adalah nama merek dagang untuk obat sirup kombinasi yang membantu meredakan gejala flu (infeksi saluran napas atas yang umumnya disebabkan virus) pada anak, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat/bersin, yang disertai batuk (terutama bila ada dahak).
Cara kerjanya merupakan gabungan beberapa zat aktif: ada yang membantu menurunkan demam/nyeri, ada yang membantu melegakan hidung tersumbat, ada yang mengurangi bersin/pilek, dan ada yang membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan.
Catatan penting yang sering disalahpahami: obat ini meringankan gejala, tetapi tidak “membunuh virus” penyebab flu. Hindari memberi bersamaan dengan obat flu/batuk lain yang kandungannya mirip karena berisiko kelebihan dosis (terutama parasetamol).
Pastikan kandungan pada kemasan karena varian rasa/kemasan dapat berbeda. Halaman ini membahas sediaan anak dengan komposisi per 5 mL seperti pada label produk yang umum beredar.
Fakta cepat
- Nama generik: Kombinasi succus liquiritiae + phenylephrine HCl + paracetamol + ammonium chloride + chlorpheniramine maleate
- Nama merek dagang: OBH Nellco Special PE Anak Sirup
- Kandungan zat aktif: Tiap 5 mL umumnya mengandung: succus liquiritiae 100 mg, phenylephrine HCl 4 mg, paracetamol 120 mg, ammonium chloride 40 mg, chlorpheniramine maleate 1 mg
- Kelas obat: Kombinasi penurun demam/nyeri (analgesik–antipiretik) + dekongestan (pelega hidung tersumbat) + antihistamin (anti alergi/bersin) + ekspektoran (membantu pengeluaran dahak) + komponen herbal penenang tenggorokan
- Manfaat utama: Membantu meredakan gejala flu pada anak yang disertai batuk (terutama batuk berdahak)
- Bentuk sediaan yang umum: Sirup anak (diminum), biasanya botol 55 mL (varian rasa dapat berbeda)
- Penggunaan pada anak: Umumnya ditujukan untuk usia 6–12 tahun; pada usia <6 tahun biasanya tidak dianjurkan kecuali atas petunjuk dokter
- Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): Tidak perlu resep (obat bebas terbatas), namun tetap perlu kehati-hatian; konsultasikan bila anak punya penyakit tertentu atau sedang minum obat lain
- Ejaan alternatif (bila ada): “OBH Nellco Special P.E Anak”, “Nellco PE Anak”
Cara kerja (penjelasan sederhana)
Parasetamol membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri (misalnya sakit kepala). Phenylephrine membantu mengurangi hidung tersumbat dengan “mengecilkan” pembuluh darah di area hidung sehingga rasa mampet berkurang pada sebagian orang. Chlorpheniramine adalah antihistamin yang dapat membantu mengurangi bersin dan pilek, tetapi juga dapat menyebabkan kantuk. Ammonium chloride membantu mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Succus liquiritiae (ekstrak akar manis/licorice) sering digunakan untuk membantu menenangkan iritasi tenggorokan.
Peringatan penting sebelum menggunakan
- Alergi/kontraindikasi: Jangan digunakan bila anak pernah mengalami reaksi alergi terhadap salah satu komponen (misalnya ruam hebat, bengkak, sesak napas setelah minum obat yang mengandung parasetamol, antihistamin, atau dekongestan).
- Usia: Umumnya tidak dianjurkan untuk anak <6 tahun kecuali atas petunjuk dokter.
- Perhatikan kandungan parasetamol: Jangan berikan bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung parasetamol (banyak obat demam/flu mengandung parasetamol). Kelebihan dosis parasetamol dapat berbahaya bagi hati.
- Kondisi yang perlu kehati-hatian: Riwayat gangguan hati atau ginjal, tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, hipertiroid (kelenjar tiroid terlalu aktif), glaukoma (tekanan bola mata tinggi), atau sulit buang air kecil/retensi urin (lebih jarang pada anak).
- Kantuk dan efek ke otak-saraf: Chlorpheniramine dapat menyebabkan kantuk atau sebaliknya membuat gelisah pada sebagian anak. Hindari penggunaan bersamaan dengan obat yang menekan susunan saraf pusat (otak dan saraf) seperti obat tidur/penenang tertentu, kecuali atas arahan dokter.
- Jika demam tinggi atau gejala berat: Segera cari pertolongan medis bila anak tampak sangat lemas, sulit bernapas, bibir kebiruan, dehidrasi (jarang kencing, sangat haus, mulut kering), nyeri dada, kejang, atau demam tinggi tidak membaik.
- Kapan perlu evaluasi dokter: Bila gejala flu/batuk tidak membaik dalam beberapa hari, batuk menetap, anak mengeluh nyeri telinga hebat, atau muncul tanda infeksi berat.
Dosis OBH Nellco Special PE Anak Sirup (dosis umum)
Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.
- Dewasa: Data terbatas untuk varian “Anak”. Umumnya varian ini ditujukan untuk anak. Untuk dewasa, gunakan produk yang sesuai usia dan ikuti aturan pakai pada kemasan atau anjuran tenaga kesehatan.
- Lansia (bila relevan): Data terbatas untuk varian “Anak”. Lansia lebih rentan terhadap efek samping antihistamin (misalnya kantuk, pusing). Konsultasikan pemilihan obat flu/batuk yang aman.
-
Anak (bila relevan):
- Usia 6–12 tahun: umumnya 10 mL, 3 kali sehari.
- Usia <6 tahun: umumnya tidak dianjurkan kecuali atas petunjuk dokter (data dosis untuk usia ini terbatas dan perlu penilaian dokter).
- Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan): Data penyesuaian dosis spesifik terbatas. Pada anak dengan gangguan hati/ginjal, konsultasikan sebelum penggunaan karena risiko efek samping dapat meningkat.
Cara menggunakan OBH Nellco Special PE Anak Sirup dengan benar
- Kocok dahulu sebelum diminum.
- Kapan diminum: Banyak orang lebih nyaman meminumnya setelah makan untuk mengurangi keluhan perut; ikuti petunjuk pada kemasan.
- Frekuensi: Jika aturan pakainya 3 kali sehari, usahakan diminum pada jam yang relatif sama (misalnya pagi–sore–malam).
- Gunakan alat takar: Pakai sendok takar/gelas takar dari kemasan. Jangan gunakan sendok makan biasa karena takarannya tidak akurat.
- Jika lupa dosis: Minum segera saat ingat bila masih jauh dari jadwal berikutnya. Jika sudah dekat jadwal berikutnya, lewati dosis yang terlupa. Jangan menggandakan dosis.
- Hal yang perlu dipantau: Suhu tubuh (demam), asupan cairan, frekuensi kencing, tingkat kewaspadaan (apakah mengantuk berlebihan atau gelisah), serta perbaikan gejala. Bila perlu obat terus-menerus atau gejala memburuk, konsultasikan.
Interaksi dengan obat lain
- Obat lain yang mengandung parasetamol: Risiko kelebihan dosis dan gangguan hati meningkat bila digabung.
- Pengencer darah warfarin: Penggunaan parasetamol berulang dapat memengaruhi pembekuan darah pada sebagian orang; perlu pemantauan dokter.
- Obat pemicu enzim hati (misalnya beberapa obat kejang seperti karbamazepin, fenitoin, fenobarbital; atau rifampisin): dapat meningkatkan risiko efek samping parasetamol pada hati.
- Obat antidepresan golongan MAOI (monoamine oxidase inhibitor) dan obat yang meningkatkan efek simpatis (misalnya dekongestan lain): dapat meningkatkan risiko efek kardiovaskular seperti jantung berdebar atau tekanan darah meningkat karena komponen dekongestan.
- Obat penenang/obat tidur, obat batuk tertentu, atau alkohol: Dapat meningkatkan kantuk/pusing karena chlorpheniramine. (Pada anak, hindari paparan alkohol termasuk dari produk obat lain yang mengandung alkohol.)
- Obat hipertensi tertentu: Komponen dekongestan dapat mengurangi kenyamanan kontrol tekanan darah pada sebagian orang; konsultasikan jika anak memiliki kondisi jantung tertentu dan mendapat obat rutin.
- Antihistamin lain (obat alergi/pilek lain): berisiko menambah kantuk, mulut kering, atau efek antikolinergik (misalnya sulit buang air kecil).
- Interaksi makanan/minuman: Tidak ada makanan khusus yang wajib dihindari, namun secara umum hindari produk yang mengandung alkohol dan hindari “tumpang tindih” dengan obat flu lain.
Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.
Efek samping
-
Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang)
- Mengantuk atau pusing (lebih terkait chlorpheniramine)
- Mulut kering, mual, tidak nyaman di perut
- Gelisah atau sulit tidur pada sebagian anak
- Jantung berdebar atau rasa “berdebar” (lebih terkait dekongestan), terutama bila sensitif
- Ruam ringan (bila terjadi, hentikan dan konsultasikan)
-
Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat
- Tanda reaksi alergi berat: sesak napas, bengkak pada wajah/bibir/kelopak mata, biduran menyeluruh, suara serak
- Mengantuk berat, kebingungan, pingsan, atau kejang
- Jantung berdebar hebat, nyeri dada, atau pucat-keringat dingin
- Tanda gangguan hati: mual muntah berat, nyeri perut kanan atas, kulit/mata menguning, urine gelap (lebih berisiko bila ada kelebihan dosis parasetamol)
- Kesulitan buang air kecil yang nyata
Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Bila ada keluhan yang mengganggu atau tidak biasa, hentikan penggunaan dan konsultasikan.
Kehamilan dan menyusui
- Kehamilan: Produk ini ditujukan untuk anak. Pada prinsipnya, penggunaan obat kombinasi flu/batuk saat hamil sebaiknya hanya bila diperlukan dan sesuai saran dokter karena tiap komponen memiliki pertimbangan keamanan tersendiri.
- Menyusui: Beberapa antihistamin generasi lama seperti chlorpheniramine dapat menyebabkan kantuk pada ibu/bayi dan berpotensi menurunkan produksi ASI pada sebagian orang, terutama jika dipakai berulang atau dikombinasikan dengan dekongestan. Konsultasikan pilihan obat yang lebih aman dengan dokter/apoteker.
Penyimpanan
- Simpan pada suhu ruang dan umumnya di bawah 30°C, di tempat kering.
- Hindari paparan panas, cahaya matahari langsung, dan kelembapan.
- Tutup rapat botol setelah digunakan.
- Jauhkan dari jangkauan anak.
Referensi dan terakhir diperbarui
- Informasi produk/label komposisi dan aturan pakai OBH Nellco Special PE Anak (produsen/kemasan produk yang beredar).
- Halaman produk “Nellco PE Anak” dari situs resmi produsen (informasi komposisi per 5 mL, indikasi, dan golongan obat bebas terbatas).
- MedlinePlus Drug Information: Acetaminophen (informasi keamanan, termasuk risiko kerusakan hati pada kelebihan dosis).
- MedlinePlus Drug Information: Chlorpheniramine (informasi penggunaan dan efek antihistamin).
- MedlinePlus Drug Information: Phenylephrine (informasi dekongestan dan kehati-hatian).
- NCBI LactMed: Chlorpheniramine (ringkasan penggunaan saat menyusui).
Terakhir diperbarui: 4 Februari 2026