Skip to content

Ermethasone 0.75 mg 10 Tablet

Original price Rp 1.200,00 - Original price Rp 1.200,00
Original price Rp 1.200,00
Rp 1.300,00
Rp 1.300,00 - Rp 1.300,00
Current price Rp 1.300,00

KEMASAN / NAMA PABRIK PEMBUAT DAPAT BERUBAH SESUAI DENGAN KETERSEDIAAN STOK APOTEK

Harga yang tertera untuk 1 blister isi 10 tablet

Cara Kerja Obat

Dexamethasone adalah golongan adrenokortikosteroid sintetik "long acting??yang terutama mempunyai efek glukokortikoid dan mempunyai aktifitas anti inflamasi, anti alergi, hormonal dan efek metabolik. Pada dosis terapi tidak ada efek mineralokortikoid, sehingga retensi natrium sedikit atau bahkan tidak ada, juga ekskresi kalium minimal. Pada tingkat molekuler, diduga glukokortikoid mempengaruhi sintesa protein, pada proses transkripsi RNA. Dexamethasone dapat diabsorpsi melalui saluran cerna.


Penggunaan obat ini HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

Indikasi :
- Insufisiensi adrenokortikal primer atau sekunder, hiperplasia adrenal bawaan, tiroiditis nonsupuratif, hiperkalsemia karena kanker.

- Rinitis alergi perenial, asma bronkial, dermatitis kontak, dermatitis atopi, serum sickness, reaksi hipersensitifitas obat.

- Penyakit mata karena peradangan atau alergi dan bukan disebabkan oleh virus.

- Sebagai terapi tambahan untuk pemberian jangka pendek seperti pada artritis psoriatik, artritis rematik, artritis rematoid "juvenille??

- Systemic Lupus Erythematosus (SLE), karditis rematik akut.

- Pempigus, dermatitis herpetiformis bulosa, eritema multiformis yang berat (Steven's Johnson syndrome).

- Sarkoidosis.

- Edema serebral.

- Efek untuk edema tipe vasogenik seperti yang diakibatkan oleh tumor otak, khususnya metastase dan glioblastoma.

- Mungkin bermanfaat pada : Anemia hemolitik idiopatik dan otoimun.

- Nekrosis hepatik subakut, hepatitis kronik aktif otoimun.

Komposisi :
Tiap tablet mengandung :
Ermethasone 0,75 mg mengandung : Dexamethasone micronized 0,75mg

Dosis :
Dewasa

Dosis awal bervariasi : 0,75 ??9 mg/hari, 2-4 kali sehari tergantung berat ringannya penyakit. Pada penyakit ringan, dosis < 0.75 mg. Pada penyakit berat dosis > 9 mg

Efek Samping :
- Muskuloskeletal : otot lemas, miopati steroid, kehilangan massa otot, osteoporosis, kompresi fraktur vertebral, fraktur patologik pada tulang panjang dan osteonekrosis.

- Saluran pencemaan : tukak lambung dengan kemungkinan perforasi dan perdarahan, pankreatitis, distensi abdominal dan esofagus ulseratif.

- Dermatologi : impaired wound healing, thin fragile skin, eritema pada wajah dan keringat bertambah.

- Sistemsaraf : kejang, tekanan intrakranial bertambah dengan edema papil (??seudo tumor??, vertigo dan sakit kepala.

Kontraindikasi :
Infeksi fungi sistemik, herpessimpleks okuler, penderita yang sensitif terhadap obat tersebut dan komponennya.

Peringatan dan Perhatian :

- Kepekaan terhadap Infeksi pada penderita yang mendapat kortikosteroid tidak bersifat spesifik untuk bakteri atau fungi patogen tertentu.

- Penggunaan kortikosteroid jangka panjang mungkin mengakibatkan katarak subkapsular posterior, glaukoma dengan kemungkinan kerusakan pada saraf mata dan dapat meningkatkan infeksi okuler sekunder karena fungi dan virus.

- Kortikosteroid tidak dianjurkan pada wanita hamil trimester pertama karena kemungkinan bayi yang baru lahir menderita gejala hipoadrenalisme

- Tidak dianjurkan pemakalan pada Ibu menyusul karena kemungkinan kortikosteroid disekresikan ke dalam air susu ibu.


Penyimpanan :
Simpan dibawah suhu 30oC , terhindar dari sinar matahari langsung

Kemasan : 1 strip @10 tablet

Produksi Oleh : PT. Erlimpex

BPOM No :
DKL8506404910B1

Diskusi Produk

Punya Pertanyaan ?

Menjadi yang Pertama untuk bertanya

Masukan Pertanyaan