Otilon Tetes Telinga: Manfaat, Dosis, Cara Pakai, Interaksi, Efek Samping

Golongan: Obat resep. Gunakan sesuai resep dokter. Informasi ini untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dokter atau apoteker.
Ringkasan singkat
Otilon Tetes Telinga adalah nama merek dagang untuk obat tetes telinga yang mengandung polymyxin B sulfate 10.000 IU, neomycin sulfate 5 mg, fludrocortisone acetate 1 mg, dan lidocaine HCl 40 mg per 1 mL. Dokter meresepkannya untuk membantu menangani otitis eksterna (infeksi/radang pada liang telinga) yang diduga disebabkan bakteri, sekaligus membantu meredakan peradangan dan nyeri. Obat ini bekerja dengan membunuh bakteri (antibiotik), menurunkan peradangan (kortikosteroid), dan membuat area lebih kebal sementara (anestesi lokal). Catatan penting: tetes telinga bukan obat untuk semua “sakit telinga” jangan digunakan bila dicurigai gendang telinga berlubang, dan pastikan kandungan pada kemasan karena varian merek bisa berbeda.
Fakta cepat
- Nama generik: polymyxin B sulfate + neomycin sulfate + fludrocortisone acetate + lidocaine HCl (kombinasi tetes telinga)
- Nama merek dagang: Otilon Tetes Telinga
- Kandungan zat aktif: per 1 mL: polymyxin B sulfate 10.000 IU + neomycin sulfate 5 mg + fludrocortisone acetate 1 mg + lidocaine HCl 40 mg
- Kelas obat: antibiotik topikal telinga + kortikosteroid (anti radang) + anestesi lokal (pereda nyeri)
- Manfaat utama: membantu mengatasi infeksi bakteri pada liang telinga (otitis eksterna) dan meredakan gejala seperti nyeri serta bengkak/iritasi
- Bentuk sediaan yang umum: tetes telinga (otologic drops); kemasan yang sering dijumpai botol 8 mL
- Penggunaan pada anak (jika ada; kalau tidak ada, tulis data terbatas): dapat diresepkan pada anak dalam kondisi tertentu; penggunaan pada bayi baru lahir/bayi prematur tidak dianjurkan dan sebaiknya hanya atas arahan dokter (data dan kebijakan bisa berbeda)
- Catatan resep (tegas: perlu resep dokter): perlu resep dokter (termasuk obat keras); jangan digunakan tanpa evaluasi tenaga kesehatan
- Ejaan alternatif (bila ada): Otilon Ear Drop
- Nomor izin edar (bila tercantum pada kemasan): periksa pada kemasan; salah satu nomor yang sering dicantumkan adalah DKL0922246148A1
Cara kerja (penjelasan sederhana)
Dua antibiotik (polymyxin B dan neomycin) bekerja melawan bakteri penyebab infeksi pada liang telinga. Fludrocortisone acetate adalah kortikosteroid yang membantu mengurangi peradangan, kemerahan, bengkak, dan rasa gatal. Lidocaine adalah anestesi lokal yang membantu mengurangi nyeri dengan “mematikan rasa” sementara di area yang diteteskan. Karena digunakan lokal di telinga, efek utamanya diharapkan terjadi pada area telinga yang terinfeksi, bukan ke seluruh tubuh.
Peringatan penting sebelum menggunakan
- Alergi dan kontraindikasi penting: jangan gunakan bila Anda punya riwayat alergi terhadap neomycin/antibiotik aminoglikosida, polymyxin, lidocaine (atau anestesi lokal sejenis), kortikosteroid, atau bahan lain dalam sediaan.
- Curiga gendang telinga berlubang: hindari penggunaan tanpa pemeriksaan dokter, terutama bila ada riwayat gendang telinga berlubang, keluar cairan/bernana berkepanjangan, pemasangan “tube” telinga, atau operasi telinga. Obat telinga yang mengandung neomycin pada kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran.
- Bukan untuk semua penyebab sakit telinga: tidak ditujukan untuk infeksi karena virus atau jamur. Jika penyebabnya bukan bakteri, keluhan bisa tidak membaik atau justru memburuk.
- Usia sangat muda: penggunaan pada bayi baru lahir dan bayi prematur tidak dianjurkan kecuali dokter memutuskan lain.
- Kondisi yang perlu kehati-hatian: iritasi/lecet berat pada liang telinga, penggunaan jangka panjang/berulang, atau bila Anda sedang menggunakan obat telinga lain.
- Jangan digunakan sembarangan atau terlalu lama: penggunaan antibiotik/steroid lokal terlalu lama dapat memicu iritasi, alergi kulit, atau infeksi sekunder (misalnya jamur). Durasi terapi umumnya dibatasi (sering kali maksimal 10 hari, sesuai resep).
- Hanya untuk telinga: jangan untuk mata, jangan diminum, dan jangan digunakan pada area lain selain yang diarahkan dokter.
- Kapan harus segera mencari pertolongan medis: bila muncul sesak napas, bengkak pada wajah/bibir, biduran (reaksi alergi berat); nyeri telinga makin berat; pusing berputar (vertigo) berat; telinga berdenging hebat; penurunan pendengaran mendadak; demam tinggi; atau pembengkakan/kemerahan menyebar di sekitar telinga.
Dosis Otilon Tetes Telinga (dosis umum)
Dosis dapat berbeda pada tiap orang. Ikuti resep dokter.
- Dewasa: umumnya 4–5 tetes ke telinga yang sakit, 2–4 kali sehari. Lama pemakaian biasanya dibatasi; pada banyak panduan penggunaan neomycin dalam tetes telinga dibatasi hingga sekitar 10 hari, kecuali dokter menganjurkan lain.
- Lansia (bila relevan): umumnya sama seperti dewasa; tetap ikuti resep dokter, terutama bila ada riwayat masalah pendengaran atau riwayat operasi telinga.
- Anak (bila relevan; bila data terbatas, tulis jelas): dapat diresepkan pada anak dengan dosis yang ditentukan dokter; pada sebagian referensi, jumlah tetes mirip dewasa, namun keputusan tetap bergantung pada usia dan kondisi telinga. Penggunaan pada bayi baru lahir/bayi prematur: tidak dianjurkan (data/keamanan terbatas).
- Penyesuaian pada gangguan ginjal atau gangguan hati (bila relevan; kalau tidak ada data, tulis data terbatas): karena pemakaian lokal di telinga, umumnya tidak memerlukan penyesuaian dosis bila gendang telinga utuh; namun data rinci terbatas dan risiko meningkat bila obat masuk ke telinga tengah. Konsultasikan dokter.
Cara menggunakan Otilon Tetes Telinga dengan benar
- Kapan digunakan: karena ini tetes telinga (bukan diminum), penggunaannya tidak terkait makanan atau minuman. Gunakan sesuai jadwal yang ditentukan dokter.
- Frekuensi dan jam yang sama setiap hari: bila diresepkan beberapa kali sehari, usahakan jaraknya teratur (misalnya pagi–siang–sore–malam sesuai instruksi) agar efeknya konsisten.
-
Langkah pemakaian yang membantu:
- Cuci tangan sebelum dan sesudah penggunaan.
- Hangatkan botol di telapak tangan 1–2 menit agar cairan tidak terlalu dingin (cairan dingin bisa memicu pusing pada sebagian orang).
- Jika pada kemasan tertulis “kocok dahulu”, kocok sesuai petunjuk.
- Miringkan kepala atau berbaring dengan telinga yang sakit menghadap ke atas.
- Teteskan sesuai jumlah tetes yang diresepkan tanpa menyentuhkan ujung botol ke telinga/jari (agar tidak terkontaminasi).
- Tetap pada posisi tersebut 2–3 menit agar obat masuk ke liang telinga. Bila dokter menyarankan, kapas dapat dipasang longgar di pintu liang telinga (jangan didorong dalam).
- Jika lupa dosis: gunakan segera saat ingat jika masih jauh dari jadwal berikutnya. Jika sudah dekat dengan dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa. Jangan menggandakan dosis.
- Hal yang perlu dipantau: nyeri, bengkak, gatal, atau keluar cairan seharusnya mulai membaik dalam beberapa hari. Jika tidak membaik, makin nyeri, muncul pusing berputar, telinga berdenging, atau pendengaran menurun, segera hubungi dokter (lebih aman bila dinilai oleh dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT)).
Interaksi dengan obat lain
- Obat tetes telinga lain yang mengandung aminoglikosida (misalnya gentamicin/tobramycin/neomycin): dapat meningkatkan risiko iritasi atau risiko gangguan pendengaran, terutama bila gendang telinga tidak utuh.
- Obat telinga lain yang mengandung polymyxin B atau antibiotik topikal lain: berisiko menambah iritasi lokal dan menyulitkan penilaian bila timbul reaksi alergi.
- Obat telinga lain yang mengandung kortikosteroid: dapat meningkatkan risiko efek steroid lokal (misalnya kulit menjadi lebih mudah iritasi atau infeksi sekunder) bila dipakai bersamaan tanpa pengawasan.
- Produk anestesi lokal/topikal lain (mengandung lidocaine atau anestesi sejenis) pada area sekitar telinga: dapat meningkatkan risiko iritasi atau efek kebas berlebihan bila digunakan berdekatan.
- Produk pembersih telinga atau tetes telinga yang bersifat iritan (misalnya beberapa larutan beralkohol/asam atau hidrogen peroksida): bisa meningkatkan rasa perih/iritasi bila dipakai bersamaan atau terlalu berdekatan.
- Obat yang diketahui bersifat ototoksik (berisiko pada pendengaran) seperti beberapa antibiotik aminoglikosida suntik atau obat kemoterapi tertentu: secara teori dapat memperbesar kekhawatiran terhadap pendengaran bila ada kondisi yang memungkinkan obat telinga masuk ke telinga tengah; diskusikan dengan dokter bila Anda sedang memakai obat-obat tersebut.
- Interaksi makanan/minuman: tidak ada interaksi bermakna dengan makanan atau minuman karena obat digunakan lokal di telinga.
Sampaikan semua obat, suplemen, dan produk herbal yang digunakan kepada dokter atau apoteker.
Efek samping
1) Efek samping yang relatif sering (ringan–sedang).
- Rasa perih/terbakar ringan atau tidak nyaman sesaat setelah diteteskan.
- Gatal, kemerahan, atau iritasi pada liang telinga.
- Ruam atau reaksi alergi kulit lokal (neomycin dapat memicu alergi kontak pada sebagian orang).
- Rasa penuh di telinga, atau cairan terasa mengalir ke tenggorokan (pada sebagian orang).
2) Tanda bahaya: kapan harus segera ke dokter atau unit gawat darurat.
- Reaksi alergi berat: bengkak pada wajah/bibir/kelopak mata, sesak napas, biduran menyeluruh.
- Penurunan pendengaran mendadak, telinga berdenging hebat, atau pusing berputar (vertigo) berat.
- Nyeri semakin berat, telinga membengkak/merah menyebar, demam tinggi, atau keluar cairan bernanah banyak.
- Keluhan tidak membaik setelah beberapa hari pemakaian sesuai anjuran, atau justru memburuk (pertimbangkan penyebab non-bakteri atau masalah lain).
Efek samping tidak selalu terjadi pada semua orang. Bila muncul keluhan yang mengganggu atau tidak biasa, hentikan pemakaian sementara dan hubungi dokter atau apoteker untuk arahan yang aman.
Kehamilan dan menyusui
- Kehamilan: data penggunaan kombinasi ini sebagai tetes telinga pada ibu hamil terbatas. Beberapa komponen (terutama antibiotik golongan aminoglikosida) berpotensi berisiko bila terserap dalam jumlah bermakna. Karena itu, gunakan hanya bila dokter menilai manfaat lebih besar daripada risikonya, dan informasikan bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan.
- Menyusui: untuk beberapa komponen seperti neomycin, paparan pada bayi melalui air susu umumnya diperkirakan sangat rendah bila digunakan secara topikal/otik. Namun, tetap konsultasikan terlebih dahulu terutama bila ada luka, pemakaian lama, atau dicurigai gendang telinga tidak utuh. Cuci tangan setelah penggunaan dan hindari obat mengenai kulit bayi.
Penyimpanan
- Simpan pada suhu ruang (umumnya di bawah 30°C), jauh dari panas, cahaya langsung, dan kelembapan.
- Tutup rapat setelah digunakan dan jaga ujung penetes tetap bersih (jangan menyentuh telinga/jari).
- Jangan digunakan bila warna/kejernihan berubah atau melewati tanggal kedaluwarsa.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Referensi dan terakhir diperbarui
- Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (Badan POM RI) – Cek BPOM (pencarian nomor izin edar produk).
- MIMS Indonesia – informasi obat Otilon (komposisi, indikasi, dosis umum).
- KlikDokter – monografi Otilon (komposisi, dosis, kontraindikasi, penyimpanan).
- MedlinePlus (U.S. National Library of Medicine) – Neomycin, Polymyxin, and Hydrocortisone Otic (informasi umum kombinasi otik sejenis).
- DailyMed (U.S. National Library of Medicine) – label/prescribing information kombinasi neomycin–polymyxin otic (peringatan gendang telinga berlubang dan batas durasi pemakaian).
- LactMed (Drugs and Lactation Database, NCBI) – Neomycin (ringkasan menyusui untuk penggunaan topikal/otik).
Terakhir diperbarui: 31 Januari 2026